GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Beberkan Fakta Baru Kasus Kematian Terapis Cantik di SPA Modern Pejaten: Korban Gunakan KTP Kerabat untuk Melamar Kerja

Di balik lampu redup, aroma terapi, dan janji “relaksasi” spa modern di Jakarta, tersimpan wajah muram dari praktik eksploitasi anak yang tak terlihat oleh
Minggu, 19 Oktober 2025 - 19:29 WIB
Polisi Beberkan Kondisi Awal Terapis Cantik Ditemukan Tewas di Pejaten: di Sekitar Tubuh Korban Ada Kain
Sumber :
  • istimewa - istock photo

Jakarta, tvOnenews.com - Di balik lampu redup, aroma terapi, dan janji “relaksasi” spa modern di Jakarta, tersimpan wajah muram dari praktik eksploitasi anak yang tak terlihat oleh masyarakat.

Kasus kematian seorang terapis cantik berusia 14 tahun yang ditemukan tewas di lahan kosong kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, menjadi bukti betapa mudahnya anak di bawah umur terseret dalam pusaran industri ini dengan dalih pekerjaan halal, tapi berujung maut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil penyelidikan Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap fakta baru yang mencengangkan.

Korban, berinisial RTA, ternyata menggunakan KTP milik kerabatnya untuk melamar kerja di sebuah tempat spa. Usut punya usut, ternyata korban masih duduk di bangku SMP.

“Hasil informasi dari Dukcapil benar, yang bersangkutan bernama RTA berusia 14 tahun. KTP yang digunakan untuk mendaftar kerja adalah milik kerabatnya,” ungkap Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Citra Ayu, Minggu (19/10/2025).

Dari hasil penyelidikan, RTA tertarik bekerja setelah melihat temannya siaran langsung di TikTok, menampilkan suasana kerja di tempat spa. Ia datang untuk wawancara dan langsung diterima, tanpa verifikasi identitas yang ketat.

“Pihak rekrutmen mengaku korban mendaftar dengan nama lain, ‘SA’, dan mereka tidak mengetahui usia sebenarnya,” jelas Citra.

Polisi kini akan memanggil dua pihak penting untuk dimintai keterangan yakni kerabat korban yang identitasnya digunakan, serta orang lapangan yang melakukan rekrutmen.

Namun di luar proses hukum, tragedi ini menyingkap wajah gelap industri spa dan kebugaran di ibu kota, yakni celah hukum dan lemahnya pengawasan yang memungkinkan anak-anak bekerja di bawah radar sistem ketenagakerjaan resmi.

Spa, yang selama ini identik dengan gaya hidup urban, justru menjadi ruang abu-abu di mana remaja putri dari keluarga sederhana mudah terjerat, tergiur iming-iming penghasilan besar dan fleksibilitas waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak ada mekanisme verifikasi usia. Tidak ada pengawasan ketat. Dan sering kali, pemerintah baru bergerak setelah nyawa melayang.

Kasus RTA bukanlah yang pertama. Pola serupa berulang: rekrutmen lewat media sosial, penggunaan identitas palsu, dan minimnya kontrol dari perusahaan maupun dinas terkait. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral