News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Tetangga Soal Keseharian Remaja 16 Tahun yang Tega Bunuh dan Cabuli Bocah Perempuan 12 Tahun di Cilincing, Ternyata...

Begini pengakuan tetangga soal keseharian remaja pelaku pembunuhan dan pencabulan bocah 12 tahun di Cilincing, Jakarta Utara. Ternyata, remaja itu sehari-hari..
Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:57 WIB
Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Begini pengakuan tetangga soal keseharian remaja pelaku pembunuhan dan pencabulan bocah 12 tahun di Cilincing, Jakarta Utara.

Diketahui, seorang remaja berusia 16 tahun berinsial MR mejadi pelaku pembunuhan terhadap bocah 12 tahun berinisial VI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi sementara, bocah perempuan berusia 12 tahun itu diduga dibunuh dengan cara yang sadis, dililit kabel dan dibekap.

Setelah dibunuh, mayat korban kemudian dicabuli oleh pelaku.

Mayat VI pun ditemukan tetangga berada di kontrakan MR. Diketahui, di rumah kontrakan tersebut MR tinggal bersama ayahnya.

Seorang tetangga bernama Nur (51) menjelaskan, MR dan ayahnya belum lama tinggal di kontrakan tersebut, yakni sekitar dua pekan terakhir.

Sementara ibu pelaku sedang berada di luar negeri karena bekerja sebagai TKW.

Sehari-hari, ayah dan anak itu memang jarang mengobrol dengan warga sekitar.

"Jarang kalau ngobrol sama yang disini, paling sesekali aja," ujar Nur, ditemui tim tvOnenews di lokasi, Rabu (15/10/2025).

Sang ayah setiap harinya bekerja sehingga jarang ada di rumah. Sementara ternyata MR ternyata sudah putus sekolah.

Sepengetahuan Nur, MR putus sekolah karena selama bersekolah pun remaja 16 tahun itu jarang masuk kelas.

"Jarang kelihatan, karena ayahnya kerja. Kalau yang anaknya yang pelaku pernah sekolah, cuma sekarang katanya sih diputus sama bapaknya, katanya jarang masuk," kata dia lagi.

Sebelumnya diberitakan, anak perempuan berinsial VI menjadi korban pembunuhan tetangganya sendiri yakni remaja berinisial MR berusia 16 tahun.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Ongkoseno menjelaskan, korban sempat diiming-imingi akan dibelikan baju.

Pelaku pun mengajak korban masuk ke rumah kontrakannya. Ternyata, di dalam bukannya mendapatkan baju baru korban justru dianiaya hingga tewas. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral