News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Hina Suku Jawa, Sepasang Kekasih di Lampung Viral hingga Menyulut Amarah Warga: Hanya Bercanda

Sepasang kekasih asal Lampung mendadak viral di media sosial usai mengungkapkan ujaran kasar dan hinaan terhadap suku jawa hingga memicu kemarahan publik.
Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:47 WIB
Pelaku pasangan diduga menghina suku Jawa akhirnya meminta maaf
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar Tiktok @rmapuptasri

tvOnenews.com - Sepasang kekasih asal Lampung mendadak viral di media sosial usai mengungkapkan ujaran kasar dan hinaan terhadap suku jawa hingga memicu kemarahan publik.

Video yang berdurasi singkat ini menampilkan seorang pemuda berinisial MA (21), warga Tanjung Bintang, Lampung Selatan, dan kekasihnya, DC (19) warga Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya terekam sedang mengendarai truk fuso bersama, sang wanita merekam video sambil melontarkan kata-kata kasar yang diduga ditujukan kepada Suku Jawa. 

tvonenews

Unggahan tersebut sontak viral lantaran diunggah oleh teman mereka, MV hingga tersebar luas dan mendapat kritik dari netizen di media sosial.

Sebagian besar warganet menilai ucapan keduanya melecehkan serta tidak mencerminkan sikap toleransi keberagaman suku bangsa Indonesia.

Warga yang mengenali lokasi keduanya langsung menghadang truk yang mereka tumpangi di wilayah Sukarame, Bandar Lampung.

Kemudian, dua sejoli itu diinterogasi warga dan dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan, DC dan MA mengaku hanya bercanda, tanpa bermaksud untuk menghina suku Jawa.

Namun ucapan mereka terlanjur membuat warga merasa geram.

“Saya juga kan Jawa, dia (cewek) batak, di video itu saya juga ketawa, dari awal buat video itu hanya untuk berdua dan itu bercanda,” ungkap MA dalam video yang viral di media sosial, diunggah kembali pada akun TikTok @rmapuptasri.

Pelaku pasangan diduga menghina suku Jawa akhirnya meminta maaf
Pelaku pasangan diduga menghina suku Jawa akhirnya meminta maaf
Sumber :
  • Tim tvOne - Pujiansyah

 

Sementara itu, DC mengaku video tersebut diunggah oleh teman mereka. Memang ia memberitahu video tersebut kepada temannya, namun pasangan tersebut tak mengetahui bila video telah diunggah.

“Ya maaf saya hanya bercanda salahnya saya kirim ke teman saya,” ujar DC.

Untuk meredam emosi publik, polisi melakukan media antara ketiga pelaku dan perwakilan Paguyuban Suku Jawa (Puja Kesuma) Provinsi Lampung.

Ketua Puja Kesuma, Nuryono mengungkapkan pihaknya telah menerima permintaan maaf dari ketiga pelaku serta mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan menjaga perdamaian.

“Kami menerima permintaan maaf mereka. Ini jadi pelajaran penting agar semua pihak lebih berhati-hati dalam bermedia sosial,” kata Nuryono dikutip, Senin (13/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga pelaku yaitu MA, DC, dan MV telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia, khususnya suku Jawa, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

(puj/muu/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral