News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zulkifli Hasan: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor Kemandirian Pangan dan Penjaga Stabilitas Bangsa

Zulkifli Hasan dorong generasi muda jadi pelopor kemandirian pangan dan mitra kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial di era digital.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, peran generasi muda menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan bangsa. Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menilai bahwa anak muda Indonesia tidak hanya harus cerdas secara intelektual, tapi juga tangguh, kreatif, dan berani memimpin perubahan—terutama di sektor pangan yang kini menjadi isu strategis dunia.

Zulkifli menekankan bahwa kemandirian pangan bukan sekadar urusan produksi bahan pokok, melainkan soal kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri. Menurutnya, penguasaan teknologi dan inovasi menjadi penentu utama dalam menciptakan sistem pangan yang efisien dan berkelanjutan. Generasi muda, kata dia, perlu menjadi motor penggerak ekonomi pangan modern yang tak hanya memenuhi kebutuhan nasional, tapi juga mampu bersaing di tingkat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain di bidang pangan, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara mahasiswa dan kepolisian. Dalam pandangannya, stabilitas sosial di era digital hanya bisa terjaga jika ada kolaborasi lintas sektor, terutama antara kalangan intelektual muda dan aparat negara. Kolaborasi itu, kata Zulkifli, bisa menjadi pondasi kuat dalam menghadapi berbagai tantangan seperti disinformasi, radikalisme, hingga gesekan sosial di dunia maya.

Di tengah arus digitalisasi yang kian deras, hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan aparat keamanan dianggap penting untuk menjaga ruang publik tetap sehat dan produktif. Mahasiswa menjadi sumber gagasan dan kritik konstruktif, sementara kepolisian berperan memastikan situasi aman agar gagasan itu bisa tumbuh dan diwujudkan.

Semangat kolaborasi dan inovasi ini mengemuka dalam pelantikan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis) Masa Jihad 2025–2028 yang digelar di Jakarta, Jumat (10/10). Acara tersebut menjadi ajang konsolidasi nasional sekaligus simbol sinergi antara pemuda, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam membangun bangsa yang mandiri dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan memberikan apresiasi kepada Sholahudin Hasan, Lc., Ketua Umum terpilih PP Hima Persis 2025–2028, beserta jajarannya.

“Selamat kepada Saudara Sholahudin Hasan dan seluruh pengurus PP Hima Persis 2025–2028. Amanah ini bukan sekadar tanggung jawab organisasi, tetapi juga amanah keumatan dan kebangsaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya inovasi di sektor pangan.

“Ketahanan pangan adalah pertahanan negara. Saya berharap kader Hima Persis tidak hanya berdiskusi di menara gading, tetapi tampil sebagai pelopor ekonomi pangan berbasis teknologi yang inovatif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Hadir pula Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan peran penting mahasiswa dalam menjaga stabilitas sosial.

“Mahasiswa merupakan kelompok intelektual dengan tanggung jawab besar. Kami berharap Hima Persis menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga Kamtibmas, menangkal radikalisme, dan memperkuat narasi kebangsaan,” ujar Irjen Asep.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PP Hima Persis, Sholahudin Hasan, menyatakan pihaknya siap menjadi bagian dari solusi.

“Arahan Bapak Menko Pangan tentang kedaulatan pangan menjadi inspirasi sekaligus prioritas bagi kami. Hima Persis siap berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis teknologi,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan bahwa kepengurusan baru PP Hima Persis akan berfokus pada Lima Vektor Transformasi, yaitu pengaderan, riset dan teknologi, ekonomi dan kewirausahaan, politik dan sosial, serta gerakan internasional.

Acara pelantikan yang dihadiri para tokoh nasional, perwakilan organisasi kepemudaan, dan ratusan kader dari berbagai daerah ini berlangsung penuh semangat. Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi generasi muda untuk mempertegas peran mereka sebagai garda depan perubahan—bukan hanya dalam wacana, tapi juga dalam aksi nyata membangun kemandirian bangsa. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral