GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Massa Geruduk Indramayu, Bus “Pemulangan” Lucky Hakim ke Cilacap Sudah Disiapkan

Massa aksi di Indramayu siapkan bus “pemulangan” untuk Bupati Lucky Hakim ke Cilacap, menuntut dirinya mundur karena dinilai tak amanah memimpin daerah.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:45 WIB
Bupati Indramayu Lucky Hakim saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)

Jakarta, tvOnenews.com – Suasana peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu pada Senin (7/10/2025) berubah tegang setelah ribuan massa dari Gerakan Rakyat Indramayu (GRI) menggelar aksi demonstrasi besar di Tugu Perjuangan Indramayu. Aksi tersebut menuntut Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk mundur dari jabatannya.

Awalnya, momentum perayaan hari jadi kabupaten diharapkan menjadi ajang kebanggaan warga. Namun, massa justru memanfaatkan momen itu untuk menyuarakan kekecewaan terhadap kepemimpinan Lucky Hakim yang dinilai tidak amanah dan jauh dari janji kampanye.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa Siapkan Bus “Pemulangan” ke Cilacap

Demonstrasi ini menjadi sorotan publik setelah para peserta aksi membawa atribut unik berupa bus yang mereka sebut sebagai “bus pemulangan Lucky Hakim”. Bus tersebut menjadi simbol desakan agar sang bupati segera meninggalkan jabatannya dan “dipulangkan” ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah.

Koordinator aksi, Muhammad Sholihin, menjelaskan bahwa langkah itu bukan sekadar sindiran, tetapi bentuk kekecewaan rakyat terhadap kepemimpinan Lucky.

“Dia tidak amanah. Sudah saatnya Indramayu dipimpin oleh sosok yang benar-benar memahami karakter rakyatnya,” ujar Sholihin di hadapan massa aksi.

Menurut Sholihin, kehadiran bus tersebut mencerminkan keinginan masyarakat agar perubahan kepemimpinan di Indramayu segera terjadi.

Janji Kampanye Disorot Massa

Selain menuntut mundur, massa juga menyoroti sejumlah janji kampanye dan program pembangunan yang dinilai tak kunjung terealisasi secara nyata. Mulai dari sektor kesejahteraan masyarakat, tata kelola pemerintahan, hingga pembangunan infrastruktur yang dianggap stagnan.

Para peserta aksi menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan merupakan bentuk aspirasi rakyat yang merasa kecewa dan lelah dengan kepemimpinan yang tidak memenuhi harapan publik.

Simbol Protes yang Mencuri Perhatian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bus “pemulangan” itu menjadi simbol perlawanan dan kekecewaan warga yang viral di media sosial. Banyak warganet membagikan foto-foto bus bertuliskan sindiran terhadap Lucky Hakim, menandai meningkatnya tensi politik di wilayah Indramayu.

Meski begitu, aksi tersebut berlangsung relatif tertib di bawah pengawasan aparat keamanan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Lucky Hakim terkait tuntutan massa aksi tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Ini deretan pemain naturalisasi dan lokal yang memutuskan menjadi mualaf di Indonesia.
Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

VR46 bicara soal kemungkinan pakai motor Aprilia dan tinggalkan Ducati di MotoGP 2027
5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

Siapa saja kelima musuh besar Valentino Rossi di dunia MotoGP? Bahkan ada nomor tiga yang paling kontroversial.
Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool akan bersua Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions. Kenapa Steven Gerrard tidak menjagokan The Reds juara?
Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Performa Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026 mengalami penurunan drastis sejak kehilangan trio penyerang, Megawati Hangestri Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.
Megabintang Cristiano Ronaldo Sapa Umat Muslim di Hari Raya Idul Fitri, Beri Doa dan Harapan ‎

Megabintang Cristiano Ronaldo Sapa Umat Muslim di Hari Raya Idul Fitri, Beri Doa dan Harapan ‎

Ucapan tersebut dibagikan Ronaldo saat momen Lebaran berlangsung pada Sabtu (20/3/2026) waktu Arab Saudi. Kehadirannya dalam perayaan ini pun menjadi sorotan karena menunjukkan kepedulian lintas agama.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral