News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Minta Tebusan, Aksi Teror Bom di Sekolah Didalangi ISIS: Kelompok LGBT Jadi Targetnya

Ancaman bom yang belakangan menyasar sejumlah sekolah internasional di Jakarta dan sekitarnya diduga bukan sekadar teror biasa.
Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:40 WIB
Ada Dugaan Ancaman Bom, Sekolah Bertaraf Internasional di Kota Tangsel Disisir Tim Gegana Polri
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Ancaman bom yang belakangan menyasar sejumlah sekolah internasional di Jakarta dan sekitarnya diduga bukan sekadar teror biasa.

Pengamat terorisme Al Chaidar mengungkap, ancaman ini beririsan dengan jaringan lama kelompok ISIS yang dulu sempat menargetkan sekolah internasional pada 2015 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, itu terkait dengan jaringan ISIS yang dulu pernah menargetkan JIS di tahun 2015. Kelompok ini sedikit berbeda dengan JAD (Jamaah Ansharut Daulah),” kata Al Chaidar kepada tvOnenews.com, Rabu (8/10/2025).

Pesan Teror Bom di Sekolah Internasional Kelapa Gading Dikirim via WhatsApp Pakai Nomor Nigeria
Pesan Teror Bom di Sekolah Internasional Kelapa Gading Dikirim via WhatsApp Pakai Nomor Nigeria
Sumber :
  • Istimewa

 

Menurutnya, kelompok tersebut memiliki ideologi keras terhadap komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) dan menjadikan sekolah-sekolah internasional sebagai target, dengan dalih ada guru yang berorientasi LGBT di sana.

“Kelompok ini menargetkan kelompok LGBT yang mereka klaim banyak bersembunyi di sekolah-sekolah internasional,” ujar Al Chaidar.

Ia menduga, pelaku memiliki akses internal atau pernah bekerja di sekolah internasional, sehingga mengetahui detail lingkungan target.

“Kemungkinan pelakunya adalah orang yang pernah bekerja di sekolah internasional tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Al Chaidar menyebut jaringan ini merupakan kelompok lama pengikut Bahrun Naim, tokoh ISIS asal Indonesia yang tewas di Suriah.

“Kelompok lama ini dulu dikendalikan oleh Bahrun Naim. Sekarang dikendalikan oleh orang baru dengan target yang tetap (LGBT),” ungkapnya.

Motif Uang

Selain motif ideologis, ia juga menyinggung adanya unsur pemerasan digital.

Dalam pola lama, kelompok ini kerap menebar ancaman, memicu kepanikan, lalu meminta tebusan dalam bentuk bitcoin.

“Dulu mereka juga meminta tebusan dalam bentuk bitcoin. Sekarang saya tidak tahu (minta tebusan dalam bentuk apa), tapi biasanya mereka menyebar teror dulu, setelah muncul kepanikan baru minta ransom,” jelas Al Chaidar.

Dalam kasus terbaru, pelaku pengirim pesan ancaman bom di North Jakarta Intercultural School (NJIS), meminta tebusan kripto senilai 30.000 dolar AS.

Pola ini memperkuat dugaan bahwa ancaman bom tersebut menggabungkan motif ideologi dengan motif ekonomi digital.

Menurut Al Chaidar, ancaman seperti ini menandai pergeseran taktik terorisme ke ranah siber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Biasanya mereka beraksi terstruktur, tebar ancaman dulu, buat panik, baru kirim tuntutan tebusan,” tegasnya.

Ia pun mendorong aparat penegak hukum menelusuri jejak transaksi kripto lintas negara dan komunikasi digital untuk mengungkap jaringan di balik teror yang kembali mengusik rasa aman sekolah internasional. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral