News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk, Semua Warga Gorontalo Diminta Harus Waspada karena Fenomena Ekstrem Melanda sampai Tahun Depan

Kabar buruk menghantui Provinsi Gorontalo hingga Februari 2026 berdasarkan laporan dari BMKG dan BPBD setempat. Simak informasi selengkapnya.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 06:56 WIB
Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Internet).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Jakarta, tvOnenews.com - Semua warga di Provinsi Gorontalo mendapat imbauan wajib waspada terkait kabar buruk sampai tahun depan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo melaporkan ada kabar buruk terkait cuaca ekstrem yang akan melanda di wilayah Provinsi Gorontalo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari BPBD Provinsi Gorontalo, Senin (6/10/2025), cuaca ekstrem di wilayah Gorontalo akan berlangsung sampai Februari 2026.

Penata Penanggulangan Bencana Bidang Kedaruratan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo Mohamad Tahir menyampaikan imbauan adanya cuaca ekstrem karena Gorontalo selalu diguyur hujan sejak September 2025.

"Hal itu mengakibatkan beberapa Wilayah terjadi genangan air hingga banjir," ungkap Mohamad Tahir di Gorontalo dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

Ilustrasi banjir akibat hujan deras.
Ilustrasi banjir akibat hujan deras.
Sumber :
  • Antara

 

Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Provinsi Gorontalo bersifat rendah, sedang, bahkan mencapai ukuran tinggi.

Guyuran air hujan inilah, kata Mohammad Tahir, tim BPBD telah melakukan persiapan untuk menghindari bencana seperti banjir dan sebagainya.

"Kami sebelumnya telah siaga baik dalam segi peralatan maupun personel," tegasnya.

Ia menjelaskan pihaknya langsung sigap setelah Gorontalo dilanda cuaca ekstrem pada September 2025 hingga saat ini.

Kata dia, seluruh jajaran BPBD memfokuskan kegiatan untuk siaga, baik dari tingkat kabupaten/kota di Gorontalo.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah merilis ramalan cuaca khusus Wilayah Provinsi Gorontalo.

Dalam hasil keterangannya, BMKG memberikan peringatan dini kepada warga Gorontalo mengenai adanya cuaca ekstrem.

Peringatan tersebut diharapkan langsung menjadi bentuk persiapan baik dilakukan warga hingga tim BPBD.

Ia menambahkan, fungsinya agar tidak kalang kabut saat sewaktu-waktu dibutuhkan ketika terjadinya cuaca ekstrem.

Lebih lanjut, peringatan dini dari BMKG juga membuat para petugas selalu memantau situasi dan kondisi cuaca secara terus-menerus selama 7x24 jam.

Adapun petugas yang melakukan pemantauan cuaca akan selalu berdiam di pusat kendali atau command center BPBD Provinsi Gorontalo.

Jika ada potensi bencana yang timbul, tim petugas akan melapor ke BPBD pusat di Provinsi Gorontalo.

Mengacu pada pengamatan pada Senin, 6 Oktober 2025, sejumlah wilayah terdampak cuaca ekstrem, antara lain Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo Utara.

Ia menjelaskan alasan empat daerah di Gorontalo ini sangat riskan jika ada cuaca ekstrem, rata-rata karena masuk wilayah pegunungan.

Hal ini akan berpotensi akan adanya dampak bencana banjir hingga tanah longsor.

Khususnya Gorontalo Utara, wilayah yang rentan mengalami tanah longsor meliputi Kecamatan Sumalata, Atinggola, dan Tolinggula.

Adapun wilayah yang rawan banjir terjadi di Gorontalo Utara dan Kabupaten Gorontalo.

"Dari segi kesiapan personel maupun peralatan, semuanya telah tersedia, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota," terangnya.

Namun begitu kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan," tukasnya.

(ant/hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral