News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Pria Ngamuk dan Tusuk 4 Orang di Cilandak Jaksel, Ketua RT Juga Jadi Korban

Warga Jalan Cilandak IV, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, digegerkan peristiwa penusukan brutal yang dilakukan seorang pria berinisial RMS alias Yoyo (46) pada Minggu siang (5/10).
Senin, 6 Oktober 2025 - 18:02 WIB
Situasi di sekitar lokasi rumah pelaku penusukan warga di Jalan Cilandak IV, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Senin (6/10).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Saat kakaknya inisial N hendak melapor ke Ketua RT, Yoyo mengejar dengan jalan perlahan sambil melotot dan mulut menganga. Tangannya memegang pisau lipat koleksinya.

Namun saat tiba di rumah ketua RT, kakaknya, N, didorong oleh Yoyo hingga jatuh ke batu dan mengalami patah tulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ibunya dicekik, pisaunya juga udah di perut. Kakaknya lari mau lapor ke ibu RT, malah dijorokin jatuh. Saya teriak-teriak, ‘Yo, lepas!’,” cerita J.

Melihat Yoyo membawa pisau, WP (74) suami dari ketua RT 04 itu mencoba menenangkan Yoyo dengan merangkul dari belakang. Namun upaya itu justru berujung tragis.

“Pak RT dirangkul begini, tahu-tahu ditusuk. Saya lihat pisaunya di perut. Saya cuma teriak, ‘Yo, lepas, Yo!’,” kata Johanes.

Lebih nahas lagi, setelah menusuk perut WP, suami Ketua RT 04, Yoyo mengejar anak dari Ketua RT 04 inisial MA.

Total ada empat orang yang mengalami luka tusuk, semuanya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati.

Sementara, satu korban lagi adalah kakak Yoyo mengalami patah tulang kaki.

“Yang ketusuk empat; Reynaldi (kakak iparnya), pembantunya, Pak RT Willy, dan anaknya. Yang parah itu pembantu dan Pak RT karena kena di perut,” ujar J.

"Satu lagi korban, kakaknya, bukan luka tusuk, korban patah tulang," imbuhnya.

Menurut warga, Yoyo dikenal sebagai sosok yang dulu aktif dan berprestasi di masa muda, jago basket dan skateboard, sebelum kecanduan narkotika di usia remaja.

“Dulu dia anaknya baik, jago basket, jago skateboard. Tapi karena teman-temannya dari kalangan obat-obatan, akhirnya ketergantungan. Kalau nggak minum obat, dia balik lagi kayak gitu,” kata J.

Pasca insiden, polisi langsung mengamankan Yoyo setelah sempat menegangkan karena pelaku masih menggenggam pisau lipat koleksinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia memang senang koleksi pisau. Polisi sempat mundur karena dia ngamuk, tapi akhirnya bisa diamankan setelah disuruh buang pisaunya,” tutur J.

Warga Cilandak Barat kini masih trauma atas kejadian tersebut. Sementara, Yoyo dilaporkan dalam pengawasan pihak berwajib dan rencananya akan kembali dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk penanganan lanjutan. (rpi/dpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral