News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung! Tamu Panik, Petugas Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi

Seekor macan tutul masuk hotel di Bandung bikin panik tamu dan petugas. Evakuasi dramatis berlangsung 1,5 jam sebelum hewan buas berhasil dibius dan diamankan.
Senin, 6 Oktober 2025 - 13:01 WIB
Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung! Tamu Panik, Petugas Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Bandung, tvOnenews.com — Kepanikan melanda salah satu hotel di kawasan Jalan Padasaluyu, Sukasari, Kota Bandung, Senin (6/10/2025) pagi. Seekor macan tutul liar tiba-tiba muncul di area hotel, membuat tamu dan petugas berhamburan menyelamatkan diri. Hewan buas tersebut akhirnya berhasil dievakuasi setelah proses dramatis selama sekitar satu setengah jam oleh tim gabungan.

Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Bandung, Imanuel Situmorang, mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko terhadap manusia maupun hewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penanganannya kami lakukan bersama kepolisian dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Macan tutul berhasil dibius dan kemudian dibawa ke kantor BKSDA,” ujar Imanuel di lokasi.

Menurut Imanuel, tim gabungan terdiri dari personel Disdamkar, polisi, dan BKSDA. Mereka langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga dan pihak hotel. “Kalau dari laporan awal, kurang dari satu setengah jam sudah selesai. Setelah dinyatakan aman, macan langsung dibawa untuk penanganan lanjutan,” tambahnya.

Kemunculan macan tutul di kawasan perkotaan seperti Sukasari ini sontak mengejutkan publik. Beberapa tamu hotel sempat mengira suara gaduh yang terdengar dari area belakang merupakan pencuri atau hewan kecil, namun kaget setelah melihat seekor macan tutul berukuran besar berkeliaran di sekitar area parkir. “Petugas hotel langsung mengamankan tamu ke area lobby dan menunggu tim penyelamat datang,” kata salah satu saksi mata.

Hingga kini, asal-usul macan tutul itu masih misterius. Pihak Disdamkar dan BKSDA tengah menelusuri kemungkinan hewan tersebut kabur dari penangkaran atau lembaga konservasi di sekitar Bandung. “Kami belum menerima informasi pasti apakah macan ini berasal dari kebun binatang atau tempat lain. Masih kami koordinasikan,” jelas Imanuel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengakui timnya sempat menghadapi kendala saat penangkapan. “Peralatan khusus untuk penanganan hewan berbahaya masih terbatas, tapi personel kami solid dan bisa bekerja sama dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, macan tutul yang berhasil dibius kini diamankan di kantor BKSDA Jawa Barat untuk pemeriksaan kesehatan dan identifikasi asal. Pihak BKSDA juga berencana menelusuri apakah hewan tersebut memiliki tanda identitas atau cip dari lembaga konservasi tertentu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral