News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenazah Yurike Sanger, Istri ke-7 Presiden Soekarno, Tiba di Indonesia dan Dimakamkan di Tanah Kusir

Jenazah Yurike Sanger, istri ke-7 Presiden Soekarno, tiba di Indonesia dari AS dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Almarhumah wafat setelah berjuang melawan kanker.
Senin, 6 Oktober 2025 - 12:48 WIB
Yurike Sanger dan Presiden RI ke-1 Soekarno
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar duka datang dari keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Yurike Sanger, istri ketujuh sang Proklamator, telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Senin (6/10/2025).

Sebelumnya, jenazah almarhumah tiba di Indonesia setelah diterbangkan dari Amerika Serikat pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Kedatangan jenazah disambut hangat keluarga besar Bung Karno, kerabat, serta sejumlah tokoh yang hadir di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setibanya di rumah duka, jenazah langsung disemayamkan untuk memberikan kesempatan terakhir bagi keluarga dan sahabat terdekat memberikan penghormatan. Suasana haru menyelimuti prosesi ibadah tutup peti yang digelar pada Senin pagi pukul 10.00 WIB. Setelah ibadah usai, jenazah diberangkatkan menuju TPU Tanah Kusir untuk dimakamkan secara sederhana namun penuh khidmat.

Yurike Sanger meninggal dunia di usia 81 tahun setelah berjuang melawan kanker payudara. Ia mengembuskan napas terakhir di San Gorgonio Hospital, California, tempat dirinya menjalani perawatan dalam beberapa waktu terakhir. Kepergian Yurike membawa duka mendalam bagi keluarga besar Soekarno dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok lembut dan setia mendampingi Bung Karno di masa-masa sulitnya.

Perjalanan cinta Yurike dengan Presiden Soekarno dimulai pada tahun 1964, ketika dirinya masih berusia 22 tahun. Pernikahan itu berlangsung di tengah situasi politik yang penuh gejolak menjelang berakhirnya kekuasaan sang Presiden. Meskipun masa kebersamaan mereka singkat, Yurike dikenal sebagai sosok yang selalu menjaga kehormatan dan nama baik keluarga besar Soekarno.

Setelah masa pemerintahan Bung Karno berakhir, Yurike memilih menjalani kehidupan yang tenang dan menjauh dari sorotan publik. Ia lebih banyak menetap di luar negeri, terutama di Amerika Serikat, namun tetap menjaga hubungan dengan keluarga dan sesekali kembali ke Indonesia untuk menghadiri acara kenegaraan yang berkaitan dengan warisan sejarah Presiden Soekarno.

Bagi masyarakat yang mengenal sosoknya, Yurike Sanger adalah lambang keteguhan dan kesetiaan. Ia jarang tampil di depan publik, tetapi selalu menunjukkan ketulusan dan rasa hormat terhadap perjuangan suaminya sebagai pendiri bangsa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral