GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kunto Aji & Yogyakarta Hadroh Clan Bongkar Persiapan Singkat Setlist di Synchronize Fest 2025: Cuma Dua Kali Latihan!

Kunto Aji dan Yogyakarta Hadroh Clan ungkap persiapan singkat tampil di Synchronize Fest 2025. Setlist salawatan diputuskan mepet, latihan cuma dua kali.
Jumat, 3 Oktober 2025 - 22:43 WIB
Kunto Aji & Yogyakarta Hadroh Clan Bongkar Persiapan Singkat Setlist di Synchronize Fest 2025: Cuma Dua Kali Latihan!
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Jakarta, tvOnenews.com – Penampilan musisi Kunto Aji bersama Yogyakarta Hadroh Clan (YKHC) di panggung Synchronize Fest 2025, Jumat (3/10/2025) sore, berhasil mencuri perhatian ribuan penonton di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Digelar tepat pukul 16.30 WIB, kolaborasi unik ini menghadirkan nuansa berbeda karena sebagian besar setlist lagu yang dibawakan justru berupa salawatan.

Meski tampil mengesankan, ternyata di balik itu ada cerita menarik soal persiapan yang serba mepet. Dalam wawancara langsung dengan tvOnenews, Kunto Aji dan Yogyakarta Hadroh Clan membeberkan bagaimana proses panjang diskusi hingga akhirnya setlist benar-benar diputuskan hanya beberapa hari sebelum tampil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi Panjang Tentukan Lagu

Kunto Aji mengaku proses penentuan lagu dengan YKHC bukan hal yang instan. Bahkan, satu kali pertemuan bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk membahas arah musik yang akan dibawa.

“Kalau ngobrol sama teman-teman YKHC itu bisa sampai dua jam sendiri, dan rasanya nggak kerasa. Banyak diskusi, tanya-jawab, jadi memang panjang prosesnya. Dari situ kita sadar, supaya penampilan nanti tetap seru, mungkin jumlah lagu harus kita kurangi, biar kedekatan dengan penonton tetap terjaga.” jelas Kunto dalam konferensi pers sore tadi. 

Sementara itu, pihak YKHC mengungkapkan bahwa proses kreatif sudah berjalan sejak dua bulan terakhir. Namun, kepastian soal lagu justru baru didapat di akhir September.

“Proses kreatifnya kurang lebih dua bulan. Awalnya, Mas Kutam (Kunto Aji) masih belum fix mau bawa lagu apa. Kita juga sama, masih mencari. Sampai akhirnya dalam proses itu malah ketemu lagu baru, dan ternyata cocok. Dari situ kita coba lagi sampai akhirnya benar-benar fix setlist tanggal 30 September.” tegas perwakilan YKHC. 

Persiapan Singkat, Chemistry Jadi Kunci

Keputusan setlist yang baru dipastikan pada 30 September membuat keduanya harus bergerak cepat. Waktu latihan bareng pun ternyata sangat terbatas.

“Memang mepet banget ya, baru fix tanggal 30. Tapi setelah itu langsung kita kasih ke tim teknis. Latihan bareng YKHC juga cuma dua kali, tapi ya alhamdulillah semuanya bisa jalan lancar.” tambah Kunto lagi.

Meski hanya dua kali latihan, YKHC menilai chemistry dengan Kunto Aji sudah terbentuk sejak awal sehingga memudahkan mereka saat naik panggung.

“Intinya, meski persiapan singkat, karena sudah ada chemistry, kita tetap bisa kompak. Yang penting lagunya bisa nyampe ke penonton, itu tujuan kita.” tambah YKHC.

Dominasi Salawatan di Synchronize Fest

Yang menarik, dari total setlist sore itu, sebagian besar diisi dengan lagu-lagu salawatan. Hal ini menjadi warna baru di panggung festival musik tahunan yang biasanya dipenuhi genre pop, rock, hingga indie.

Kunto Aji menyebut keputusan itu bukan sekadar pilihan artistik, melainkan bagian dari semangat menyebarkan energi positif kepada penonton.

“Salawatan itu punya kekuatan spiritual, tapi juga bisa dekat dengan semua orang. Jadi, buat saya pribadi, penting untuk menyampaikan pesan itu dalam festival sebesar ini.” tegas Kunto.

Penampilan yang Hangat dan Membekas

Meski tampil sore hari, antusiasme penonton sangat tinggi. Ribuan orang tampak hanyut dalam alunan musik berpadu lantunan salawat. Beberapa bahkan ikut bersenandung bersama, menciptakan suasana hangat yang jarang ditemui dalam sebuah festival musik modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampilan Kunto Aji dan YKHC di Synchronize Fest 2025 bukan hanya sekadar kolaborasi musik, melainkan juga pertemuan dua dunia: musisi pop dengan tradisi hadroh. Dari keterbatasan waktu latihan hingga keputusan setlist yang mepet, keduanya berhasil membuktikan bahwa chemistry dan pesan musik lebih utama dari sekadar teknis panggung.

Dengan keberhasilan ini, publik tentu menanti apakah kolaborasi Kunto Aji dan Yogyakarta Hadroh Clan akan berlanjut di panggung besar lainnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT