News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Satu Tahun, Pemerintah Pastikan Program dan Anggaran Tepat Sasaran

Menjelang satu tahun pemerintahan, pemerintah tegaskan seluruh program dan anggaran harus tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:20 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto (tiga kanan) memimpin rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Minggu (28/9/2025)
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com – Menjelang satu tahun pemerintahan berjalan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program dan anggaran benar-benar bermanfaat serta tepat sasaran bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan dalam unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet pada Rabu (1/10/2025) malam.

“Menjelang satu tahun pemerintahan, pemerintah akan pastikan seluruh program dan anggaran yang sudah diprogramkan harus betul-betul bermanfaat dan tepat sasaran pada masyarakat yang membutuhkan,” demikian bunyi pernyataan Sekretariat Kabinet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rapat Evaluasi Program dan Anggaran

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Rapat ini juga diikuti oleh sejumlah menteri kabinet yang membidangi sektor ekonomi dan program strategis nasional.

Fokus utama rapat adalah evaluasi pemanfaatan anggaran tahunan setiap kementerian agar sesuai dengan daya serap dan target yang telah ditetapkan. Pemerintah menekankan bahwa penggunaan anggaran tidak boleh berhenti di atas kertas, melainkan harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Apabila terdapat program yang dinilai tidak memenuhi target atau anggaran yang tidak terserap secara optimal, maka dana tersebut akan dialihkan untuk program lain yang dianggap lebih relevan dan berdampak nyata.

Tekanan pada Efisiensi dan Dampak Nyata

Pemerintah menegaskan efisiensi bukan hanya soal memangkas anggaran, melainkan memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan manfaat yang jelas. Langkah ini dilakukan agar tidak ada pemborosan dan masyarakat bisa merasakan langsung dampak pembangunan.

“Program yang tidak berjalan optimal akan segera dievaluasi dan jika perlu dialihkan pada kegiatan lain yang bisa lebih cepat memberi manfaat,” ujar salah satu pejabat yang hadir dalam rapat tersebut.

Langkah ini sejalan dengan semangat pemerintahan untuk mempercepat transformasi ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan yang tepat guna.

Fokus pada Masyarakat yang Membutuhkan

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memastikan seluruh program pemerintah menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, menjelang satu tahun masa kerja kabinet, perhatian pemerintah diarahkan pada program yang menyentuh langsung sektor dasar, seperti kesehatan, pendidikan, pangan, hingga perlindungan sosial.

Program bantuan sosial, subsidi energi, serta program padat karya dipastikan akan terus dievaluasi agar berjalan sesuai harapan. Sementara itu, proyek infrastruktur strategis juga diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Evaluasi Menyeluruh di Tahun Pertama

Memasuki satu tahun masa kerja, pemerintah berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam mengelola anggaran negara. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk melihat sejauh mana target pembangunan tercapai, dan apa saja langkah perbaikan yang perlu segera dilakukan.

Dengan begitu, anggaran negara tidak hanya sekadar terserap, tetapi juga mampu memberi manfaat maksimal bagi rakyat.

Momentum Penting Pemerintahan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu tahun pertama pemerintahan menjadi momentum penting untuk menunjukkan arah dan capaian pembangunan nasional. Dengan memastikan program tepat sasaran, pemerintah berharap dapat membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mengurangi risiko pemborosan anggaran, tetapi juga mempercepat terwujudnya tujuan pembangunan nasional: pemerataan kesejahteraan, peningkatan daya saing, dan ketahanan bangsa menghadapi tantangan global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral