News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sanitasi Tomang Tak Memadai, Ketua RW Kasih Solusi Pemprov Jakarta Beli Lahan untuk Bangun MCK Komunal

Persoalan sanitasi di RW 012 Tomang Banjir Kanal, Jakarta Barat, menjadi simbol bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak sungguh-sungguh dalam penyediaan fasilitas dasar.
Minggu, 28 September 2025 - 01:15 WIB
Sanitasi Tomang Tak Memadai, Ketua RW Kasih Solusi Pemprov Jakarta Beli Lahan untuk Bangun MCK Komunal.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Persoalan sanitasi di RW 012 Tomang Banjir Kanal, Jakarta Barat, menjadi simbol bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak sungguh-sungguh dalam penyediaan fasilitas dasar.

Ketua RW 012 Tomang, Ade Wirya, menegaskan bahwa keterbatasan lahan seharusnya bukan alasan untuk membiarkan warganya terus kesulitan akses MCK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau pemerintah mau membeli lahan, satu lahan untuk MCK atau septic tank komunal mungkin bisa aja sih,” ujar Ade Wirya kepada tvOnenews.com, Sabtu (27/9).

Ade mengungkapkan, MCK di wilayahnya sejatinya sudah ada sejak lama, bahkan diperkirakan dibangun pada era 1980-1990 dengan bantuan pihak swasta maupun pemerintah.

Namun, kondisi permukiman yang padat dan rumah-rumah kecil tanpa WC pribadi membuat fasilitas sanitasi itu tidak pernah cukup.

“Ya makanya dibuatkan MCK. Dan MCK itu sebenarnya sudah lama, itu bantuan-bantuan dari baik pihak swasta, sama pemerintah,” jelas Ade.

Menurutnya, solusi yang ideal sebenarnya sudah jelas, yakni pemerintah menyediakan septic tank bagi rumah yang belum memiliki fasilitas sendiri.

“Pemerintah dalam hal ini apalagi WC ya, Pemprov DKI malah diwajibkan untuk di setiap rumah mempunyai septic tank masing-masing. Supaya saluran-salurannya tidak terkena limbah ya,” tegasnya.

Meski demikian, Ade pesimistis upaya tersebut bisa terwujud tanpa campur tangan langsung Pemprov DKI Jakarta.

“Kalau setiap rumah (punya WC) ya nggak tahu, tergantung dari pemerintahnya kan gitu,” ucapnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim, menekankan bahwa peran wali kota seharusnya lebih proaktif dalam mengurus persoalan dasar warganya, termasuk soal sanitasi.

“Jadi ini kadang-kadang kalau Jakarta ini kan yang bikin repot nih adalah mestinya wali kota juga terlibat, nggak langsung dinas gitu, wali kotanya juga harus punya data,” kata Chico.

Ia menambahkan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah memerintahkan agar wali kota lebih aktif menyelesaikan persoalan warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka juga mesti lebih proaktif nih soal gini-gini,” pungkasnya.

Kondisi di lapangan menunjukkan masih ada sekitar 200 kepala keluarga di RW 012 yang menghadapi kesulitan sanitasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral