News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekolah Ungkap Alasan Makanan MBG Kerap Ditemukan Berbusa dan Bau: Dimasak Dini Hari, Dimakan Siang

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan, setelah sejumlah sekolah melaporkan temuan makanan yang berbusa dan berbau tak sedap.
Jumat, 26 September 2025 - 19:31 WIB
Sekolah Ungkap Alasan Makanan MBG Kerap Ditemukan Berbusa dan Bau: Dimasak Dini Hari, Dimakan Siang
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan, setelah sejumlah sekolah melaporkan temuan makanan yang berbusa dan berbau tak sedap.

Salah satu penyebab utama kondisi tersebut diduga karena waktu memasak hingga distribusi makanan yang tidak sejalan dengan jadwal konsumsi siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 149 Jakarta Timur, Sri Purwaningsih, mengungkapkan, makanan MBG biasanya tiba di sekolah sekitar pukul 10.00 WIB, sementara jam makan siang baru dimulai pada istirahat kedua sekitar pukul 11.30 WIB.

Rentang waktu dari mulai memasak hingga dikonsusi inilah yang membuat sebagian menu, khususnya sayuran rebus dan lauk berkuah, cepat basi.

“Memang ada beberapa kali kami menerima makanan yang rasanya sudah berbeda. Misalnya sayuran rebus, seperti wortel dan brokoli, sudah berair dan berbau. Ada juga topping ayam pada mi yang berbusa dan agak bau. Itu langsung kami laporkan ke pihak koordinator MBG,” jelas Sri Purwaningsih kepada tvonenews.com, Jumat (26/9/2025).

Meski jumlahnya tidak banyak, Sri mencatat dalam satu kelas bisa ada lima hingga enam kotak makanan yang tidak layak konsumsi.

Pihak sekolah memilih mengembalikan makanan tersebut untuk dijadikan bahan evaluasi penyedia katering.

Menurut Sri Purwaningsih, perbedaan waktu masak dan konsumsi juga menjadi tantangan.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, menu MBG dimasak sejak pukul 02.00 dini hari, lalu baru tiba di sekolah menjelang siang.

“Kalau makanan seperti ayam goreng atau ikan filet biasanya aman. Tapi kalau sayuran rebus, apalagi dimakan siangnya, lebih cepat basi. Idealnya makanan sehat seperti itu dimakan lebih pagi, tapi di SMP jadwal makan memang jam istirahat kedua,” terangnya.

Alasan Masak Dini Hari

Alasan makanan MBG dimasak dini hari adalah karena vendor katering memasak untuk beberapa sekolah, termasuk sekolah dasar (SD) yang dijadwalkan makanan pada pagi hari sekira pukul 09.00 WIB.

"Jadi disamain gitu masaknya buat yang dikirim pagi ke SD jam 06.30 WIB. Sementara kalau SMP kan jadwal makannya siang, saat istirahat kedua. Satu dapur itu kan masak ribuan porsi buat ke beberapa sekolah," terang Sri Purwaningsih.

Untuk mencegah risiko keracunan, pihak sekolah terus berkoordinasi dengan vendor katering.

Selain itu, guru juga mengingatkan siswa agar tidak memakan makanan yang tercium bau atau terlihat tidak segar, melainkan dikembalikan dalam kotak makanannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, Sri Purwaningsih memastikan tidak ada kasus keracunan makanan di SMPN 149.

Namun ia menilai evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi MBG sangat penting, agar kualitas makanan tetap terjaga sampai ke tangan peserta didik. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral