GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peran 2 Prajurit TNI AD dalam Kasus Pembunuhan Kacab Bank BRI, Dari Rekrut Tim hingga Buang Korban di Persawahan

Penculikan itu bermotif memindahkan dana dari rekening dormant (tidak aktif) yang berujung pada tewasnya korban.
Selasa, 16 September 2025 - 15:56 WIB
Konferensi pers penculikan sadis kacab bank BUMN
Sumber :
  • viva/Foe Peace

Jakarta, tvonenews.com – Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) menegaskan bahwa dua prajurit TNI Angkatan Darat ikut berperan aktif dalam kasus penculikan-pembunuhan terhadap Kepala Cabang (kacab) Bank BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Pradipta (34).

Penculikan itu bermotif memindahkan dana dari rekening dormant (tidak aktif) yang berujung pada tewasnya korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komandan Pomdam Jaya, Kolonel Cpm Donny Agus Priyanto, menuturkan bahwa pimpinan TNI AD memberi perhatian serius atas kasus ini dan berkomitmen menegakkan hukum secara tegas.

“Pimpinan TNI Angkatan Darat memberikan atensi terhadap perkara ini dan berkomitmen untuk menyelesaikan dengan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Donny saat konferensi pers, Senin (15/9/2025).

Donny menyebut bahwa dua prajurit TNI AD itu berasal dari satuan elite Kopassus.

Keduanya berinisial Sersan Kepala (Sersan) N dan Kopral Dua (Kopda) FH. Donny menyatakan bahwa keduanya sedang berstatus tidak hadir tanpa izin (THTI) saat kejadian.

Kronologi Peran 2 Kopassus

1. Perekrutan oleh JP (tersangka sipil)
Pada 17 Agustus 2025, tersangka sipil berinisial JP mendatangi rumah Serka N. JP menawarkan “pekerjaan” berupa menjemput seseorang untuk dihadapkan kepada Bos DH, yang diketahui sebagai otak perencana. Serka N menerima tawaran tersebut.

2. Mengajak Rekan dan Menyusun Tim
Sehari kemudian, 18 Agustus, Serka N menghubungi Kopda F (Kopral Dua TNI AD) untuk diajak bergabung. Mereka bertemu dengan JP di sebuah kafe di Jakarta Timur, di mana rencana penculikan dijelaskan. JP menegaskan ada imbalan uang bagi tim penculik.

3. Permintaan Uang Operasional
Pada 19 Agustus, Serka N kembali menanyakan kesediaan Kopda F. Kopda F menyetujui dengan syarat diberi uang operasional Rp5 juta. Uang ini dipenuhi Serka N dari pemberian JP.

Pada 20 Agustus, Serka N bertemu JP di sebuah bank swasta Jakarta Timur, menerima uang Rp95 juta, lalu menyerahkannya kepada Kopda F di sebuah kafe di Rawamangun. Dana tersebut dipakai Kopda F untuk mengumpulkan tim eksekutor.

4. Menggerakkan Tim Penculik
Setelah menerima dana, Kopda F menghubungi EW yang datang bersama empat orang lainnya (AT, JR, RA, dan EW). Mereka menggunakan mobil Avanza putih. Sementara itu, JP memberi informasi posisi korban di pusat perbelanjaan Pasar Rebo.

Sekitar pukul 16.30 WIB, tim yang dipimpin Kopda F berhasil memaksa korban masuk ke mobil Avanza. Meski Kopda F berada di lokasi parkir, ia tidak berada di mobil yang sama dengan eksekutor.

5. Koordinasi Penjemputan dan Ancaman
Dalam perjalanan, Kopda F menghubungi JP menanyakan tim penjemput yang dijanjikan. Karena tidak kunjung datang, Kopda F bahkan mengancam JP akan menurunkan korban jika tidak segera dijemput.

Akhirnya, pada pukul 19.45 WIB, mereka bertemu di bawah flyover Kemayoran. Korban dipindahkan dari Avanza ke Fortuner hitam yang dikendarai Serka N, bersama JP dan U.

6. Di Dalam Fortuner Hitam
Saat perjalanan, korban yang sudah terikat lakban berusaha melawan. Serka N terlibat langsung dengan cara menahan dada korban agar tidak berontak. Namun korban semakin lemah karena kekerasan fisik dan kondisi terikat.

7. Pembuangan Korban di Persawahan
Karena tim penjemput DH tidak kunjung tiba, Serka N menghentikan mobil di sebuah area persawahan. Ia memegang kepala korban, sementara JP mengangkat bagian kaki. Korban lalu dibuang sekitar dua meter dari mobil dalam kondisi tak berdaya. Setelah itu, Serka N, JP, dan U meninggalkan lokasi.

Status Hukum

Sejauh ini, Pomdam Jaya telah memeriksa 17 saksi dan menetapkan Serka N dan Kopda F sebagai tersangka. Keduanya ditahan untuk proses hukum militer. Dari tangan Kopda F, penyidik juga menyita uang Rp40 juta yang diduga hasil tindak pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dua oknum TNI AD ini tidak hanya tahu, tetapi ikut aktif, mulai dari merekrut tim, menerima aliran dana, hingga ikut langsung dalam pembuangan korban. Proses hukum akan ditegakkan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kolonel Donny.

(rpi/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Sebagian warga Indonesia masih banyak belum mengetahui detail terkait urus alih hak sertifikat tanah warisan. Lantas, bagaimana cara urus alih hak sertifikat
Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Tyson Fury engklaim akan menjalani persiapan tanpa pelatih jelang duel melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT