News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Tangkap 16 Tersangka Perusakan dan Pembakaran Fasilitas Umum di Jakarta

Polda Metro Jaya mengungkap kasus aksi anarkis berupa perusakan dan pembakaran sejumlah fasilitas umum di Jakarta dan sekitarnya yang terjadi pada 28–31 Agustus 2025.
Selasa, 16 September 2025 - 04:14 WIB
Polda Metro Jaya Tangkap 16 Tersangka Perusakan dan Pembakaran Fasilitas Umum di Jakarta
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengungkap kasus aksi anarkis berupa perusakan dan pembakaran sejumlah fasilitas umum di Jakarta dan sekitarnya yang terjadi pada 28–31 Agustus 2025.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri menegaskan bahwa penangkapan hanya menyasar pelaku perusakan, bukan peserta aksi unjuk rasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang kami amankan adalah para pelaku pembakaran dan perusakan, bukan pendemo. Mereka datang hanya untuk merusak dan mengganggu ketertiban dengan cara membakar dan merusak fasilitas umum,” ucap Asep dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/9/2025) malam.

16 Tersangka dari 4 TKP

Kepolisian telah menangkap 16 tersangka dari empat lokasi berbeda. Beberapa titik yang menjadi sasaran perusakan antara lain halte TransJakarta di depan Kementerian Kehutanan, area sekitar Gedung DPR/MPR RI, dan halte TransJakarta dekat Polda Metro Jaya.

Selain itu, polisi menerbitkan lima laporan polisi serta menyita 53 barang bukti, mulai dari DVR, ponsel, helm, masker, batu, petasan, tongkat, hingga barang-barang hasil perusakan seperti dispenser pemanas air dan kursi kafe.

Kerusuhan tersebut menimbulkan kerugian besar pada fasilitas publik. Halte TransJakarta yang dibakar mengakibatkan operasional terganggu dan fasilitas pelayanan warga rusak parah.

Begitu juga dengan area sekitar Gedung DPR/MPR RI yang sempat mengalami kerusakan pada pagar, fasilitas taman, hingga pos keamanan.

“Kerugian akibat perusakan ini bukan hanya bersifat material, tetapi juga mengganggu pelayanan publik dan mencederai simbol demokrasi kita,” kata Asep.

Posko Orang Hilang

Sejak 12 September lalu, Polda Metro Jaya juga membuka posko pengaduan orang hilang menanggapi laporan masyarakat terkait kerabat atau keluarga yang belum ditemukan pascakericuhan.

“Masyarakat bisa langsung datang ke Aula Ditreskrimum Polda Metro Jaya atau menghubungi nomor 0812-8559-9191,” jelas Asep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolda Metro menegaskan pihaknya akan bekerja keras menegakkan hukum dengan adil.

“Kami memahami betapa pentingnya rasa aman bagi setiap warga. Setiap langkah yang kami ambil bertujuan untuk melindungi dan menjaga kepentingan masyarakat secara adil dan profesional,” pungkasnya. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral