News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adu Isi Garasi Menteri Keuangan Baru Purbaya Yudhi Sadewa Vs Sri Mulyani, Tak Disangka-sangka Segini Perbedaannya

Mari mengintip perbedaan isi garasi antara Menteri Keuangan (Menkeu) yang lama Sri Mulyani Indrawati versus Purbaya Yudhi Sadewa yang kini menjadi sorotan publik sejak adanya kabar reshuffle dari Presiden Prabowo Subianto.
Rabu, 10 September 2025 - 21:35 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru Purbaya Yudhi Sadewa & Sri Mulyani
Sumber :
  • Kolase Istimewa - Wildan

Jakarta, tvOnenews.com - Perbedaan isi garasi antara Menteri Keuangan (Menkeu) yang lama Sri Mulyani Indrawati versus Purbaya Yudhi Sadewa kini menjadi sorotan publik.

Adu isi garasi Sri Mulyani dan Purbaya Yudhi Sadewa mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto resmi reshuffle susunan Kabinet Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto reshuffle lima menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Keputusan pelantikan lima menteri baru sudah dipikirkan secara matang, terutama dari segi evaluasi selama 10 bulan terakhir.

Presiden Prabowo telah memutuskan peran Sri Mulyani sebagai Menkeu digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Suasana perpisahan Sri Mulyani dari Kementerian Keuangan pun telah diwarnai sangat haru.

Sri Mulyani menyerahkan jabatan Menkeu kepada Purbaya di Aula Kementerian Keuangan. Mawar putih dan air mata turut mewarnai acara perpisahan Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga telah menyampaikan permohonan maaf dan doa di hadapan jajaran Kementerian Keuangan.

Di tengah kabar keputusan reshuffle hingga perpisahan di Kementerian Keuangan, publik sangat heboh membandingkan harta kekayaan Sri Mulyani dan Purbaya.

Khususnya perbedaan isi garasi antara Sri Mulyani dan Purbaya bak bumi dan langit.

Perbandingan Isi Garasi Sri Mulyani Vs Purbaya Yudhi Sadewa

Isi Garasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • ANTARA

 

Merujuk dari data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 11 Maret 2025, jumlah harta Purbaya pada periodik 2024 mencapai Rp39,21 miliar.

Jumlah harta kekayaan Rp39,21 miliar milik Purbaya terdiri dari aset tiga unit tanah dan bangunan (Rp30,50 miliar).

Selepas itu, Purbaya memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp684 juta, surat berharga senilai Rp220 juta, kas dan setara kas Rp4,2 miliar.

Adapun harta kekayaan dari aset alat transportasi dan mesin milik Purbaya bisa menyentuh angka Rp3.606.000.000 atau Rp3,6 miliar.

Menariknya, dominasi alat transportasi milik Purbaya terletak pada kendaraan mobil lansiran 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Purbaya hanya memiliki dua motor dari jumlah harta alat transportasinya yang mencapai miliaran rupiah.

Berikut daftar kendaraan milik Purbaya Yudhi Sadewa:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral