News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham BBCA Anjlok Parah, Apakah Saatnya Investor Serok Murah?

Saham BBCA anjlok dua hari beruntun hingga Rp7.475. Apakah investor harus menyerok di tengah aksi jual asing? Simak analisis lengkapnya di sini.
Selasa, 9 September 2025 - 14:34 WIB
Ilustrasi saham BBCA.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank swasta terbesar di Indonesia yang dikuasai keluarga konglomerat Michael dan Robert Hartono, kembali menjadi sorotan. Dalam dua hari terakhir, harga saham BBCA terjun bebas akibat aksi jual besar-besaran investor asing dengan nilai mencapai triliunan rupiah.

Pada sesi pertama perdagangan Selasa (9/9/2025), saham BBCA anjlok 2,60% ke Rp7.500 per lembar, bahkan sempat menyentuh Rp7.475 yang menjadi level terendah dalam tiga bulan terakhir. Transaksi di pasar pagi ini mencapai Rp1,92 triliun, dengan net sell asing sebesar Rp625,9 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koreksi hari ini melanjutkan tren kemarin, ketika saham BBCA longsor 3,75% ke Rp7.700 dengan nilai jual bersih asing mencapai Rp1,25 triliun. Dengan demikian, dalam waktu kurang dari dua hari, investor global sudah melepas saham BCA senilai lebih dari Rp1,87 triliun.

Sentimen Negatif Bayangi BBCA

Meski fundamental BCA masih dinilai solid, tekanan jual besar dari asing menunjukkan pasar sedang diliputi kekhawatiran. Sejumlah analis menyebut, aksi ini terkait ketidakpastian politik pasca-reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto, khususnya pergantian Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa.

Situasi politik yang penuh tanda tanya mendorong investor global melakukan strategi flight to safety—menjual saham-saham likuid seperti BBCA demi mengamankan posisi. Hal ini menegaskan bahwa sentimen jangka pendek sering kali lebih berpengaruh dibandingkan fundamental perusahaan.

“Pasar sedang menguji psikologi pelaku saham. Fundamental BCA tidak berubah, tapi ketidakpastian politik membuat asing keluar dulu,” ujar seorang analis pasar modal.

Analis Tetap Optimistis Jangka Panjang

Meski aksi jual asing memukul harga, pandangan jangka panjang terhadap saham BBCA tetap positif. Riset CLSA Sekuritas, misalnya, mempertahankan rekomendasi outperform dengan target harga ambisius di Rp12.100 per saham.

Optimisme ini didasarkan pada fundamental BCA yang kuat, mulai dari basis nasabah terbesar, kualitas kredit yang solid, hingga kemampuan menjaga pertumbuhan laba secara konsisten. Para analis menilai pelemahan saat ini hanyalah anomali sementara yang tidak mencerminkan nilai intrinsik perusahaan.

“BCA tetap bank dengan kinerja terbaik di Indonesia. Tekanan saat ini lebih ke arah sentimen, bukan masalah fundamental,” tulis CLSA dalam risetnya.

Buy on Weakness, Haruskah Serok?

Fenomena kejatuhan saham BBCA menimbulkan dilema bagi investor. Bagi trader jangka pendek, aksi jual asing yang masih berlangsung menjadi sinyal risiko tinggi. Harga bisa saja masih terkoreksi lebih dalam jika kepanikan pasar berlanjut.

Namun, bagi investor jangka panjang, momentum ini justru dianggap sebagai peluang emas untuk masuk di harga diskon. Strategi buy on weakness atau menyerok saat harga turun bisa dipertimbangkan, dengan catatan hanya dilakukan oleh investor yang siap menahan saham dalam jangka waktu panjang.

“Kalau horizon investasinya panjang, pelemahan harga justru menarik. Tapi harus ada disiplin manajemen risiko, jangan serok hanya karena harga murah,” ujar analis lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badai yang melanda saham BBCA dalam dua hari terakhir memang memunculkan kekhawatiran. Namun, di balik aksi jual asing yang menekan harga, prospek fundamental BCA masih diyakini kokoh.

Kini pilihan ada di tangan investor: ikut panik bersama pasar, atau justru memanfaatkan momentum ini untuk menyerok saham bank terbesar Indonesia dengan harga relatif murah. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral