News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Harta Kekayaan Menteri-Wamen Baru di Kabinet Prabowo Gibran, Pengganti Budi Arie Paling Kaya

Para pejabat baru ini tercatat memiliki harta kekayaan fantastis yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.
Senin, 8 September 2025 - 19:23 WIB
Prabowo lantik sejumlah menteri dan wamen pada Senin (8/9/2025)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik empat menteri dan satu wakil menteri (wamen) baru pada Senin (8/9/2025). Para pejabat baru ini tercatat memiliki harta kekayaan fantastis yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.

Berikut daftar harta kekayaanya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harta Kekayaan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa 

Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Sebelumnya, Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020.

Berdasarkan laporan harta kekayaan pada 2024, harta kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa didominasi oleh aset bangunan dan tanah. 

Purbaya tercatat punya tiga bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai total Rp 30,5 miliar. Purbaya Yudhi Sadewa juga memiliki sejumlah kendaraan mewah. Di antaranya 1 unit Mercedes-Benz, 1 unit mobil BMW, 1 unit Toyota Alphard, 1 unit Peugeout Jeep New 5008, 1 unit motor Yamaha XMAX, dan 1 unit Honda Vario dengan total nilai Rp 3,6 miliar.

Purbaya juga punya harta bergerak lainnya senilai Rp 684,4 juta, surat berharga Rp 220 juta, kas dan setara kas Rp 4,2 miliar. Dia tercatat tidak punya utang sehingga total harta kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa mencapai Rp 39,2 miliar.

Harta Kekayaan Menteri P2MI Mukhtarudin

Mukhtarudin melaporkan harta kekayaannya saat menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Golkar. Dia melapor LHKPN pada 2024.

Mukhtarudin tercatat memiliki 21 bidang tanah dan bangunan di Bekasi, Kotawaringin Barat, serta Jakarta Selatan, dengan nilai total Rp 16 miliar.

Mukhtarudin juga memiliki motor Honda WW150EXF, mobil Toyota Alphard, mobil Wuling Almaz, serta mobil Hyundai 5 Signature Long Range dengan total nilai Rp 1,8 miliar. Mukhtarudin juga memiliki harta kekayaan berupa kas dan setara kas Rp 529,9 juta serta harta lainnya Rp 45 juta.

Mukhtarudin punya utang Rp 606 juta, sehingga total harta kekayaan Mukhtarudin yakni Rp 17,9 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harta Kekayaan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Yuliantono

Ferry Yuliantono melaporkan harta kekayaannya saat menjabat Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) pada 2024. Ferry Yuliantono tercatat memiliki tujuh bidang tanah di Tangerang Selatan, Jakarta Selatan, Bogor, Badung, Gianyar, serta Klungkung dengan total nilai Rp 48,9 miliar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral