News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Politik Wibawanto: Security Clearance Ulang Perlu untuk Jaga Loyalitas Pejabat kepada Presiden Prabowo

Pakar politik Wibawanto Wibowo menilai Presiden Prabowo perlu melakukan security clearance ulang bagi seluruh pejabat negara demi memastikan loyalitas dan soliditas bangsa.
Rabu, 3 September 2025 - 07:44 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto datang melayat ke rumah duka.
Sumber :
  • YouTube Setpres

Jakarta, tvOnenews.com – Pakar politik Wibawanto Wibowo menegaskan pentingnya membangun bangsa di atas fondasi kebenaran dan kejujuran politik. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah diskusi di salah satu stasiun televisi yang dihadiri sejumlah tokoh ahli politik, Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto harus memastikan seluruh kebijakan dijalankan dengan disiplin, bukan sekadar retorika. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bangsa yang tidak berdiri di atas kebenaran akan rapuh dan mudah terombang-ambing. Karena itu, setiap langkah politik harus berbasis kejujuran,” ujarnya.

Security Clearance Ulang untuk Semua Pejabat

Salah satu usulan utama Wibawanto adalah perlunya dilakukan security clearance ulang bagi seluruh pejabat negara, mulai dari kabinet hingga lingkaran terdekat Presiden. Tujuannya, untuk memastikan loyalitas tunggal kepada Kepala Negara.

“Presiden Prabowo adalah orang intelijen. Beliau paham betul pentingnya loyalitas. Karena itu, semua yang bekerja untuk Presiden sebaiknya melewati security clearance ulang, tanpa terkecuali,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini akan membangun collective action yang solid di lingkaran pemerintahan. Dengan demikian, Presiden tidak perlu terus-menerus meyakinkan publik mengenai legitimasinya, karena dukungan akan datang secara natural melalui loyalitas aparat negara.

Risiko Disintegrasi Jika Tidak Kompak

Dalam pandangannya, Indonesia menyimpan variabel yang berpotensi memicu keretakan, mulai dari keragaman masyarakat, sistem presidensial, hingga bentuk negara kesatuan. 

Faktor-faktor tersebut, menurut Wibawanto, justru membuat Indonesia rentan jika tidak dikelola dengan disiplin dan kebersamaan.

“Kalau soliditas internal tidak terjaga, risiko disintegrasi akan semakin besar. Presiden harus menjalankan perintah dengan sungguh-sungguh, sekaligus memastikan seluruh elemen pemerintahannya bekerja dengan arah yang sama,” tegasnya.

Bahaya Tekanan Politik Absolut

Wibawanto juga mengingatkan bahaya ketika aktor negara menyalahgunakan kekuasaan melalui tekanan politik maupun hukum. Hal itu, katanya, bisa memicu reaksi balik dari aktor non-negara, hingga berujung pada kekerasan politik yang membahayakan persatuan bangsa.

“Ancaman teror, insurgensi, bahkan potensi perang saudara bukan hal yang mustahil jika soliditas bangsa goyah,” ujarnya mengingatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Soliditas untuk Kebenaran

Menutup pernyataannya, Wibawanto kembali menekankan bahwa hanya dengan persatuan, disiplin, dan komitmen pada kebenaran Indonesia bisa bertahan menghadapi tantangan ke depan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral