GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengantisipasi Gelombang Demokratisasi Besar-besaran di Pulau Jawa

Boni Hargens ingatkan potensi “Jawa Spring” usai demo Pati. Gelombang rakyat perlu diantisipasi dengan langkah cegah dini berbasis intelijen dan evaluasi menyeluruh.
Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:37 WIB
Demo Pati 13 Agustus 2025
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pulau Jawa kembali menjadi episentrum gerakan rakyat dengan maraknya aksi unjuk rasa dalam beberapa pekan terakhir. Salah satu pemicu yang menonjol bermula dari demonstrasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkait penolakan kenaikan pajak. Aksi tersebut kemudian menjalar ke daerah lain dengan pola yang semakin masif dan terorganisir.

Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika sosial yang lebih dalam ketimbang sekadar ekspresi kemarahan sesaat. Gelombang demonstrasi di Jawa kian menguat dengan dukungan publik yang luas, menandakan akumulasi keresahan yang terpendam. Situasi ini harus dibaca sebagai peringatan dini bagi para pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi dan koreksi kebijakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejarah mencatat, Pati memiliki peran istimewa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kini, daerah tersebut kembali menjadi simbol perlawanan yang memantik gelombang aspirasi rakyat. Jika tidak diantisipasi dengan tepat, gerakan ini berpotensi berkembang menjadi gelombang demokratisasi besar-besaran yang disebut-sebut sebagai “Jawa Spring” atau Musim Semi Jawa.

Mencegah hal itu, diperlukan kesadaran semua pihak agar tidak terjebak dalam konflik horizontal maupun upaya provokasi yang membenturkan rakyat dengan aparat. Pencegahan dini melalui analisis mendalam, kebijakan berbasis intelijen, serta sikap rendah hati dari pejabat publik menjadi langkah strategis agar situasi tetap terkendali.

Boni Hargens Ingatkan Potensi “Jawa Spring”

Analis Politik Senior Boni Hargens menegaskan bahwa gelombang aksi massa di berbagai kota bukan sekadar kemarahan spontan, melainkan determinasi historis rakyat sebagai pemilik kedaulatan.

“Aksi demonstrasi kolosal di banyak kota di Indonesia belakangan bukan hanya luapan kemarahan rakyat terhadap para wakilnya di parlemen, melainkan sebuah determinasi historik bahwa kekuasaan sejatinya milik rakyat. Wakil rakyat sudah seharusnya bersikap rendah hati dan hormat terhadap rakyat sebagai pemilik kekuasaan,” ujar Boni Hargens, Minggu (31/8/2025).

Ia menilai bahwa peristiwa di Pati adalah titik awal yang mengindikasikan adanya potensi lahirnya gelombang besar yang bisa disebut “Jawa Spring.” “Sejak peristiwa Pati, sebetulnya sudah terlihat ada potensi terjadinya gelombang aksi besar yang bisa melahirkan gerakan kolosal yang boleh kita sebut ‘Jawa Spring’,” ujarnya.

Boni menekankan pentingnya semua institusi negara melakukan langkah pencegahan. “Dengan pola gerakan yang viral, massif, dan tak terbendung sejak kejadian Pati, semua institusi negara yang relevan disarankan melakukan evaluasi dan analisis yang mendalam serta segera merumuskan langkah cegah dini yang efektif. Sudah saatnya semua institusi publik menerapkan intelligence-led policy, kebijakan yang berbasis pada informasi intelijen yang akurat dan obyektif,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, ia mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pejabat publik bersikap rendah hati dan siap dikoreksi rakyat. Menurutnya, hal itu menjadi refleksi moral yang harus dipegang oleh seluruh pejabat, baik di pusat maupun daerah.

Boni menutup pernyataannya dengan peringatan agar gerakan rakyat tidak disusupi kepentingan gelap yang berupaya membenturkan masyarakat dengan aparat. “Upaya bentur-membenturkan berpotensi memperumit keadaan dan mendatangkan bencana yang lebih kompleks serta merugikan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT