News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Sekuriti soal Penjarahan Rumah Eko Patrio: Massa Ada 2 Gelombang

Massa demonstran tak hanya membuat kericuhan saja, melainkan sebagain massa melakukan penjarahan rumah anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio
Minggu, 31 Agustus 2025 - 20:08 WIB
Rumah Eko Patrio usai dijarah, Minggu (31/8/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Massa demonstran tak hanya membuat kericuhan saja, melainkan sebagain massa melakukan penjarahan rumah anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Aksi penjarahan itu pun viral di media social, sehingga menyedot perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui sebagaimana potongan video yang beredar, tampak rumah megah milik Eko Patrio dipasangi rantai dan dikunci gembok di gerbang depan. 

Rumah berkelir putih itu dipenuhi coretan dengan cat semprot merah bernada cacian.

Rumah tersebut tampak mengalami kerusakan parah, terutama di bagian jendela dan pintu utama. Di teras depan pintu utama tampak serpihan kaca masih berserakan. 

Pakaian dan sejumlah barang juga bergeletakan di sejumlah titik di halaman dan luar gerbang.

Dari kesaksian seorang sekuriti setempat mengungkapkan, massa yang datang dan melakukan penjarahan diperkirakan mencapai 300 orang. Petugas keamanan mengaku tidak mengenali para penjarah.

"Wah kurang tahu juga warga dari mana. Itu bukan warga lagi itungannya, sudah massa. Nggak ada yang kenal juga saya," ungkap sekuriti setempat bernama Nuryandi saat ditemui awak media di lokasi.

"Jumlah massanya banyak, sekitar 200-300-an," lanjutnya menjelaskan.

Nuryandi mengatakan, berdasarkan penuturan rekannya, massa tidak dikenal itu berdatangan sekitar pukul 20.00 WIB. Massa yang berbeda kemudian kembali datang sekitar pukul 23.00 WIB dan ikut menjarah barang-barang di dalam rumah Eko.

"Jadi kalau teman saya sebutnya massanya ada dua gelombang. Pertama itu jam 9-an, terus gelombang kedua jam 11-an. Tapi langsung kondusif semalam jam 02.00-an perkiraan. Jadi semalam ada pasang petasan (kembang api) juga disini, satu kali," beber Nuryandi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa yang mendatangi kediaman Eko Patrio kemudian membubarkan diri sekitar pukul 02.00 WIB. Sekitar 50 anggota TNI datang sempat datang ke lokasi.

"Nggak ada (bentrokan), nah itu yang kita hindari juga sebenarnya. Setahu saya jam 02.00-an atau jam 01.00 lah sudah kondusif. Ada dari TNI (yang datang ke lokasi), ada sekitar 50 lebih, dua truk," jelasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral