News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecewa dengan Pemerintah, Awkarin dan Rachel Vennya Akui Menyesal Pilih Presiden: Saya Minta Maaf dan Muak dengan Pilihan Sendiri

Rachel Vennya menuliskan pernyataan bernuansa penyesalan yang diduga ditujukan atas pilihan politiknya di masa lalu.
Jumat, 29 Agustus 2025 - 13:28 WIB
Awkarin dan Rachel Vennya Akui Menyesal Pilih Presiden: Saya Minta Maaf dan Muak dengan Pilihan Sendiri
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Selebgram Awkarin dan Rachel Venya mengaku menyesal atas pilihan politiknya pada Pilpres 2024 lalu. 

Di akun Instagram pribadinya, Awkarin dan Rachel Venya turut meluapkan kekecewaannya terhadap situasi sosial dan politik yang terjadi belakangan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rachel Vennya menuliskan pernyataan bernuansa penyesalan yang diduga ditujukan atas pilihan politiknya di masa lalu.

“Saya merasa malu, muak, kecewa, dan terkhianati oleh pilihan saya sendiri. Saya meminta maaf, minta maaf sebesar-besarnya. #RipJustice,” tulis Rachel Vennya, Jumat (29/8/2025).

Dalam unggahan tersebut, Rachel Vennya mengaku sudah lama memendam kekecewaan, namun baru kali ini ia memberanikan diri untuk bersuara.

“Sudah cukup lama saya memendam kekecewaan, tapi kali ini saya bersuara. Maaf, maaf, maaf,” lanjutnya.

Rachel juga menambahkan kalimat sindiran tajam terkait peran aparat dalam kasus terbaru yang menewaskan seorang driver ojek online usai ditabrak kendaraan taktis barracuda.

“Who do you call when the police murders?,” demikian tulisan pada foto yang diunggah Rachel Vennya di Instagram.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Awkarin. Ia meminta maaf dan mengaku salah memilih presiden. 

"Aku pernah salah dalam pilihanku, dan maaf takkan pernah mampu menghapus luka yang kini tercipta. Pun seribu kali maaf yang kuucap. Yang tersisa hanyalah penyesalan dan rasa malu, namun sekarang aku berdiri bersama kalian, karena keadilan adalah hak semua warga negara," tulis Awkarin di postingan Instagram-nya, Jumat (29/8/2025).

"Karena tidak ada dalih yang benar untuk merenggut nyawa manusia. Darah Affan, seorang driver ojol yang tak bersalah, telah menjadi saksi bisu betapa nyawa rakyat kecil seringkali dipandang sepele di hadapan aparatur negara," sambung dia.

Hingga kini, insiden yang menewaskan pengemudi ojol Affan Kurniawan masih menjadi sorotan. Publik mendesak aparat agar mengusut kasus tersebut secara tuntas dan transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan Rachel Vennya dan Awkarin itu langsung menuai beragam komentar dari warganet. Banyak juga yang menilai ia mengikuti jejak Awkarin dan Rachel Venya yang lebih dulu mengungkapkan penyesalan serupa. 

Tidak sedikit pula yang mendukung keberanian Rachel Vennya bersuara, meski ada pula yang mengkritiknya karena baru angkat bicara setelah situasi memburuk.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral