News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Pendemo Alami Luka Benda Tumpul Masih Dirawat di RS Pelni

Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Pelni, Laili Fathiyah, mengungkapkan sebanyak 4 orang yang merupakan massa aksi pada Kamis (28/8/2025) masih jalani rawat inap hari ini
Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:42 WIB
Massa aksi demo di depan gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/8).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Pelni, Laili Fathiyah, mengungkapkan sebanyak 4 orang yang merupakan massa aksi pada Kamis (28/8/2025) masih jalani rawat inap hari ini.

Mereka mengalami luka trauma akibat benda tumpul. Dia menjelaskan tim dokter di RS Pelni saat ini masih melakukan observasi kepada empat orang tersebut, sehingga pasien masih belum diperbolehkan pulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada luka trauma tumpul saja,” kata Laili kepada wartawan di RS Pelni, Jakarta Barat, Jumat (29/8/2025).

“Lukanya saat ini tidak ada luka yang boleh dibilang cukup serius. Namun memang ada beberapa luka yang saat ini diobservasi nyerinya saja ya,” lanjutnya.

Laili menuturkan keempat korban yang terluka akibat demo kemarin merupakan masyarakat sipil. Mereka berdatangan dari sore hingga malam hari saat aksi unjuk rasa pecah akibat bentrokan dengan polisi.

“Masyarakat sipil (korban yang luka). Usianya range sekitar 20 sampai 30 tahun,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, VP Corporate Secretary dan Legal Rumah Sakit (RS) Pelni, Abdul Aziz Purnomo, membeberkan jumlah korban yang dilarikan ke rumah sakitnya pada aksi unjuk rasa kemarin totalnya ada 14 orang.

“Yang perlu kami sampaikan dahulu adalah jadi jumlah korban yang ditangani RS Pelni total sejumlah 14 orang,” kata Abdul dalam konferensi pers di RS Pelni, Jakarta Barat, Jumat (29/8/2025).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 orang sudah boleh diizinkan pulang. Sementara itu, sebanyak 4 orang lainnya dirujuk ke rawat inap.

“Dari 14 orang itu, 10 orang sudah bisa dinyatakan pulang atau rawat jalan, 4 sisanya adalah kami lanjutkan dengan rawat inap,” ungkap Abdul. (saa/ree)

- Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Pelni, Laili Fathiyah, mengungkapkan sebanyak 4 orang yang merupakan massa aksi pada Kamis (28/8/2025) masih jalani rawat inap hari ini.

Mereka mengalami luka trauma akibat benda tumpul. Dia menjelaskan tim dokter di RS Pelni saat ini masih melakukan observasi kepada empat orang tersebut, sehingga pasien masih belum diperbolehkan pulang.

“Ada luka trauma tumpul saja,” kata Laili kepada wartawan di RS Pelni, Jakarta Barat, Jumat (29/8/2025).

“Lukanya saat ini tidak ada luka yang boleh dibilang cukup serius. Namun memang ada beberapa luka yang saat ini diobservasi nyerinya saja ya,” lanjutnya.

Laili menuturkan keempat korban yang terluka akibat demo kemarin merupakan masyarakat sipil. Mereka berdatangan dari sore hingga malam hari saat aksi unjuk rasa pecah akibat bentrokan dengan polisi.

“Masyarakat sipil (korban yang luka). Usianya range sekitar 20 sampai 30 tahun,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, VP Corporate Secretary dan Legal Rumah Sakit (RS) Pelni, Abdul Aziz Purnomo, membeberkan jumlah korban yang dilarikan ke rumah sakitnya pada aksi unjuk rasa kemarin totalnya ada 14 orang.

“Yang perlu kami sampaikan dahulu adalah jadi jumlah korban yang ditangani RS Pelni total sejumlah 14 orang,” kata Abdul dalam konferensi pers di RS Pelni, Jakarta Barat, Jumat (29/8/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 orang sudah boleh diizinkan pulang. Sementara itu, sebanyak 4 orang lainnya dirujuk ke rawat inap.

“Dari 14 orang itu, 10 orang sudah bisa dinyatakan pulang atau rawat jalan, 4 sisanya adalah kami lanjutkan dengan rawat inap,” ungkap Abdul. (saa/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT