GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertemu Komnas HAM India, Menteri HAM RI Ingin Penguatan Institusi HAM d Indonesia

Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Natalius Pigai melakukan kunjungan kerja ke Kantor Komnas HAM India di New Delhi
Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:56 WIB
Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Natalius Pigai
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Natalius Pigai melakukan kunjungan kerja ke Kantor Komnas HAM India di New Delhi dan menggelar pertemuan dengan pimpinan serta anggota Komnas HAM India, Rabu (27/8/2025). 

Dalam kunjungan ini Natalius ingin memastikan pengetahuan dan praktek-praktek terbaik dari Komnas HAM India yang telah dikenal luas sebagai institusi HAM yang paling kuat dan independen di dunia. Hal ini menurut Natalius akan menjadi bahan yang bisa membantu Indonesia dalam menyusun revisi UU HAM yang saat ini sedang dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Komnas HAM India adalah yang paling kuat dan paling independen di dunia. Pengetahuan dan praktek baik mereka bisa menjadi rujukan bagi kita di Indonesia dalam rangka memperkuat institusi HAM yang sedang dikerjakan saat ini melalui revisi UU HAM,” ungkap Natalius.

Dijelaskan Natalius, salah satu semangat revisi UU HAM yang dilakukan saat ini adalah memberi gigi kepada Institusi HAM. Natalius berharap institusi HAM di Indonesia menjadi lembaga yang lebih kuat, independen dan berintegritas.

“Komnas HAM India misalnya memiliki kekuatan antara lain bisa melakukan investigasi independen, memiliki jaksa, dan hakim sendiri. Komnas HAM di India juga sangat independen sehingga parlemen maupun pemerintah tidak bisa mengintervensi. Lembaga Komnas HAM di negara-negara bagian juga merupakan lembaga Komnas ham yang terpisah namun memiliki koordinasi dengan intitusi HAM nasional yang saat ini dipimpin oleh Justice V. Ramasubramanian,” katanya.

Bukan hanya itu, dari sisi komposisinya, Komnas HAM India terdiri dari 5 orang yang berasal dari latar belakang yang mumpuni yaitu pimpinan adalah yang pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung; satu lagi Anggota yang menjabat, atau pernah menjabat, sebagai Hakim Mahkamah Agung;

Anggota yang menjabat, atau pernah menjabat, sebagai Ketua Mahkamah Tinggi; dan dua Anggota yang ditunjuk dari antara tokoh yang memiliki pengetahuan atau

pengalaman praktis terkait HAM.

“Jadi tokoh-tokoh di dalamnya pun adalah orang-orang yang punya kapasitas dan integritas. Ini juga aspek penting membuat institusinya jadi kuat dan berwibawa,” sambung Natalius.

Termasuk kata Natalius, India juga memiliki institusi HAM yang menanganai anak, kelompok minoritas, disabilitas dan perempuan.

“Lembaga-lembaga ini juga independen sifatnya; hanya saja pimpinan-pimpinan mereka secara ex-officio bagian dari Komnas HAM India yang secara berkala melakukan pertemuan. Nah praktek-praktek ini bisa kita jadikan rujukan yang tentunya disesuaikan dengan kondisi dan konteks yang ada di Indonesia,” jelas Natalius.

Dalam pertemuan dengan Komnas HAM India tersebut Natalius juga banyak mendapat perspektif mengenai sejarah panjang India 

menangani pengungsi sejak tahun 1972 dari Afrika, termasuk Bangladesh, Myanmar, dan Pakistan.

“Pengalaman-pengalaman India bisa jadi pembelajaran yang baik untuk kita di Indonesia. Intinya kita ingin agar institusi HAM di Indonesia memiliki kekuatan, punya daya, independen, berwibawa dan memiliki integritas,” pungkas Natalius.

Dalam pertemuan ini Menteri HAM didampingi oleh Wakil Duta Besar Indonesia di India Yudho Sasongko, Staf Khusus Menteri HAM Thomas H. Suwarta, Staf Kementerian Hak Asasi Manusia Muhammad Hafiz dan Yunita. Dari pihak Komnas HAM India hadir Ketua Justice V. Ramasubramanian, Sekretaris Jenderal Anand Swaroop, dan Anggota lainnya. (ebs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT