News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Mencengangkan Ibu RT soal Penculik Kacab Bank di Jakarta: Rame-rame Sih

Baru-baru ini publik dicengangkan oleh pengakuan Ibu RT soal penculik Kacab di Jakarta. Pasalnya, Ibu RT rumah tempat tinggal ketiga pelaku, Sella ceritakan
Minggu, 24 Agustus 2025 - 01:16 WIB
Potret Kasus Kacab Bank BUMN Tewas Dibunuh
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini publik dicengangkan oleh pengakuan Ibu RT soal penculik Kacab Bank di Jakarta. Pasalnya, Ibu RT rumah tempat tinggal ketiga pelaku, Sella (48) ceritakan, bahwa rumah yang ditempati oleh para pelaku sempat menjadi sitaan bank. 

Sebelum ditempati oleh para pelaku, rumah itu sudah lama kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebelum dia tempatin (rumah) kosong hampir setahun. Dulunya warga saya di situ tinggal. Dia KTP, KK, warga saya, asli jakarta. Cuman entah kenapa tiba-tiba 'bu saya pamit mau pindah', terusnya selama itu kosong, 4 bulanan kosong. Dua bulan ke sini ada pelang di situ, 'Rumah ini sengketa, sedang dalam pengawasan bank'," beber Sella saat ditemui di lokasi, Sabtu (23/8/2025).

Sella menjelaskan, ketiga pelaku mulai menempati rumah tersebut sejak 20 Juni 2025. 

Dia mengatakan ketiga pelaku tinggal secara beramai-ramai dalam rumah tersebut, namun hanya dua orang yang dia kenal.

"Rame-rame sih. Ya (saya kenal) itu yang Berto, Eras, itu tinggal di situ. Yang saya tahu cuma dua nama itu aja," jelas Sella.

Dia menjelaskan sudah sempat meminta identitas dari dua pelaku yang dikenalinya tersebut. 

Namun, sampai polisi melakukan penangkapan, keduanya belum juga menyerahkan data diri ke pihak RT.

"Itu dia, saya nggak tahu (total berapa orang yang tinggal di dalam rumah). Kan KTP sama KK belum saya terima, belum dikasih-kasih," ujar Sella.

Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa selama ketiga pelaku tinggal di rumah tersebut, semua berjalan baik-baik saja. Malahan, ketiga pelaku pun termasuk dikenal baik di lingkungan.

"Di situ aktifitas mencolok nggak ada. Paling kumpul-kumpul, pergi. Orang-orangnya juga baik, sopan, suka nyapa, kayak tetangga tetangga lain pada umumnya," kata Sella.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Malah pas awal datang kan saya bilang, 'pokoknya ikut jaga lingkungan, namanya tinggal bertetangga'. Nah mereka di situ malah bilang, 'ibu tenang aja, kami bakal bantu jaga keamanan di sini'," ungkapnya.

Sella juga mengatakan selama ketiga pelaku tinggal di lingkungan, tidak ada yang mengetahui pekerjaan ketiganya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT