News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

GRIB Jaya Berulah Lagi, Anak Buah Hercules Geruduk Pondok Indah Golf, Manajemen Siap Tempuh Jalur Hukum

GRIB Jaya geruduk Pondok Indah Golf terkait sengketa lahan. Manajemen PT Metropolitan Kentjana siap tempuh jalur hukum jika aksi terulang.
Sabtu, 9 Agustus 2025 - 20:37 WIB
GRIB Jaya geruduk Pondok Indah Golf
Sumber :
  • Instagram/jakartaselatan24jam

tvOnenews.com - Keributan terjadi di Pondok Indah Golf setelah sekelompok massa dari organisasi GRIB Jaya mendatangi kawasan tersebut pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Pondok Indah Golf, yang berada di bawah pengelolaan PT Metropolitan Kentjana, menegaskan tidak akan segan-segan menempuh jalur hukum jika organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya) kembali melakukan aksi main hakim sendiri di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025, ketika sekelompok massa yang diduga anak buah Hercules menggeruduk fasilitas olahraga ternama di Jakarta Selatan itu.

Kepala Badan Advokasi dan Perlindungan Anggota DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Adri Istambul Lingga Gayo, mengungkapkan bahwa aksi tersebut telah menimbulkan kerugian immateriil yang cukup besar bagi perusahaan anggota REI.

“Untuk saat ini kami belum menempuh jalur hukum, tidak perlu diperlebar. Tapi jika terulang, kami akan bertindak tegas,” ujar Adri dalam konferensi pers di Pondok Indah Golf, Jumat, 8 Agustus 2025.

Adri menjelaskan, kerugian yang diderita bukan hanya pada citra perusahaan, tetapi juga rasa aman di kawasan tersebut.

Penggerudukan itu memicu kegaduhan di sekitar area dan menimbulkan rasa takut, baik kepada pengelola, pengunjung, maupun perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di dekatnya.

Situasi ini mengganggu aktivitas bisnis dan kenyamanan warga sekitar.

Aksi yang dilakukan GRIB Jaya disebut berkaitan dengan sengketa lahan antara PT Metropolitan Kentjana selaku pengembang dan pihak Toton Cs yang mengklaim sebagai ahli waris lahan di area lapangan golf.

Dalam sengketa ini, GRIB Jaya berperan sebagai kuasa hukum ahli waris tersebut.

Presiden Direktur PT Metropolitan Kentjana, Husin Widjajakusuma, menyayangkan aksi penggerudukan yang dilakukan ormas tersebut.

Ia menegaskan bahwa lahan yang digunakan untuk sarana olahraga di Pondok Indah Golf sudah memiliki sertifikat resmi atas nama PT Metropolitan Kentjana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pembebasan lahan di sini dilakukan dengan benar dan sesuai prosedur yang ditentukan oleh Pemprov DKI Jakarta, yang kala itu masih dalam otoritas Pondok Pinang,” tegas Husin.

Sementara itu, Kepala Bidang Media DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, menjelaskan bahwa pihaknya datang ke Pondok Indah Golf untuk mengawal pemenuhan hak ahli waris Toton Cs.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral