News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Polisi hingga Bupati dengan Kekayaan Rp7 Miliar, Ini Jejak Karier Abdul Azis yang Terhenti di Tangan KPK

Abdul Azis, Bupati Kolaka Timur dengan kekayaan Rp7 miliar, kini terhenti kariernya usai terjaring OTT KPK. Ini profil dan perjalanan hidupnya.
Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:37 WIB
Bupati Kolaka Abdul Azis bantah OTT KPK terhadap dirinya
Sumber :
  • wawan setyawan

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Abdul Azis, Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, mendadak menjadi sorotan publik. Bukan karena program kerjanya, melainkan karena ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan rumah sakit.

Abdul Azis ditangkap setelah menghadiri Rakernas Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/8/2025). Saat ini ia menjalani pemeriksaan intensif di Polda Sulsel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik kasus yang menjeratnya, publik juga menyoroti sosoknya—mulai dari latar belakang keluarga, perjalanan karier dari polisi hingga bupati, hingga kekayaan fantastis yang ia laporkan ke KPK.

Latar Belakang dan Pendidikan

Abdul Azis SH MH lahir di Enrekang, Sulawesi Selatan, pada 5 Januari 1986. Ia tumbuh besar di Mamuju, Sulawesi Barat, dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga SMA di daerah tersebut.

Setelah lulus SMA pada 2003, Abdul Azis mengikuti pendidikan Diktukba Polri di SPN Batua dan lulus pada 2004. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), meraih gelar sarjana pada 2016 dan gelar magister pada 2023.

Perjalanan Karier: Dari Polisi hingga Kepala Daerah

Awal karier Abdul Azis dimulai di Badan Intelijen dan Keamanan Polda Sulawesi Tenggara pada 2004. Kariernya menanjak saat ia menjadi Aide De Camp (ADC) Gubernur Sultra pada 2018.

Pada 24 Agustus 2022, ia dilantik sebagai Wakil Bupati Kolaka Timur untuk sisa masa jabatan 2021–2026, sekaligus dipercaya menjadi Plt Bupati.

Kepercayaan masyarakat membawanya menang dalam Pilkada 2024, menjadi Bupati Kolaka Timur periode 2025–2030 bersama wakilnya Yosep Sahaka. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Selama menjabat, Abdul Azis menginisiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Listrik Masuk Sawah (LMS) untuk petani.

Kekayaan Rp7 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 yang dilaporkan ke KPK pada 25 Maret 2025, kekayaan Abdul Azis mencapai Rp7,99 miliar setelah dikurangi utang Rp106 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komposisi kekayaannya:

  • Tanah dan bangunan: Rp6,41 miliar (tersebar di Kendari, Mamuju, dan Kolaka Timur)

  • Kendaraan: Rp885 juta (Toyota Hilux, Toyota Innova Venturer, motor KTM, dan Yamaha)

  • Harta bergerak lainnya: Rp268 juta

  • Kas dan setara kas: Rp533 juta

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral