News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Informasi yang Beredar Soal Keberadaan Arya Daru, Penjaga Kos Bilang Begini pada Malam Hari Sebelum Temukan Sang Diplomat Meninggal

Penjaga kos Arya Daru Pangayunan, Siswanto, mengklarifikasi informasi soal hal yang terjadi di malam kematian sang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:16 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan & Penjaga kos
Sumber :
  • Kolase Istimewa & tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Penjaga kos Arya Daru Pangayunan, Siswanto, mengklarifikasi informasi yang beredar soal kejadian di malam kematian sang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu.

Kasus kematian Arya Daru masih menyisakan tanda tanya meski pihak kepolisian sudah menetapkan penyebabnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi mengungkapkan bahwa Arya Daru meninggal tanpa bantuan pihak lain atau bunuh diri.

Jasad diplomat asal Yogyakarta itu kemudian ditemukan dalam kamar kosnya, daerah Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (8/7/2025).

Adapun orang pertama yang menemukan jenazahnya adalah penjaga kos bernama Siswanto.

Berdasarkan pengakuannya, sejak dini hari atau sekitar pukul 00.30 WIB, ia sudah dihubungi oleh istri Arya Daru.

Siswanto mengatakan, sang istri merasa khawatir dengan kondisi suaminya yang tak bisa dihubungi.

"Dari jam setengah satu telepon dua kali, jam 5 itu sekali. Terus telepon dia (istri Arya Daru). Khawatir banget pokoknya dia itu," kata Siswanto kepada tim Fakta tvOne, dikutip Rabu (6/8/2025).

Bahkan, pada pagi hari istri Arya Daru sampai meminta agar penjaga kos mendobrak pintu kamar suaminya.

Namun, saat itu Siswanto menolak karena harus meminta izin dari pemilik rumah kos.

Akhirnya, pada Selasa pagi, ia dibantu satu orang lainnya mencongkel pintu kamar diplomat berusia 39 tahun itu.

Betapa terkejutnya ia ketika di dalam melihat kondisi pemilik kamar sudah tidak bernyawa. Belum lagi bagian kepala dan wajahnya tertutup lakban berwarna kuning.

Peristiwa pada Malam Hari Sebelum Penemuan Jasad Arya Daru

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Siswanto sempat bertegur sapa dengan Arya Daru pada Senin (7/7/2025) malam sekitar pukul 22.15 WIB.

Namun, di dalam rekaman CCTV di Gedung Kementerian Luar Negeri, diplomat tersebut terlihat di bagian rooftop mulai pukul 21.43 WIB sampai 23.09 WIB.

Tepatnya, ia berada di rooftop tempatnya bekerja selama 1 jam 26 menit.

Siswanto akhirnya mengatakan, bahwa ia tidak bertemu dengan sang diplomat pada malam sebelum kematiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pada malam itu cuaca di Jakarta sedang hujan gerimis, sehingga ia tidur cukup cepat.

"Saya dari sore sudah tidur, kan hujan terus," ungkap pria berkacamata itu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral