News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Bulan Lakukan Pencarian, Tiga Jemaah Haji Masih Hilang di Tanah Suci, Ini yang Akan Dilakukan Kemenag RI

Kementrian Agama melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah merubah pola pencarian tiga jemaah haji yang maih hilang di Tanah Suci. Begini kata Kemenag.
Sabtu, 26 Juli 2025 - 14:50 WIB
Ilustrasi kedatangan jemaah haji
Sumber :
  • Sandi Irwanto/tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Kementrian Agama (Kemenag) melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah merubah pola pencarian tiga jemaah haji yang maih hilang di Tanah Suci.

Setelah dicari secara manual dengan menerjunkan petugas di lapangan selama dua bulan lebih, namun hasilnya masih nihil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini ketiga jemaah haji yang hilang tersebut akan dicari melalui data ante mortem dan post mortem melalui DNA keluarga, dengan data-data jemaah haji yang meninggal tanpa identitas di Tanah Suci.

Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latif saat di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Prof H Hilman Latif  saat di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Prof H Hilman Latif saat di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Sumber :
  • Sandi Irwanto/tvOne

 

Menurutnya, tiga jemaah haji asal Indonesia yang hilang di Tanah Suci saat menunaikan ibadah haji masih dilakukan pencarian, setelah dua bulan lebih dilakukan pencarian oleh petugas haji.

Untuk pola pencarian kini tak lagi dilakukan secara manual di lapangan atau pencarian ke tempat-tempat ibadah, rumah sakit, dan hotel sekitar jemaah haji tinggal. 

Pencarian kini beralih dengan cara melalui data ante mortem dan post mortem. 

“Kami terus bekerja sama dengan Pemerintah Arab Saudi, petugas kepolisian di Tanah Suci, dan rumah-rumah sakit di sana, terkait pencarian jamaah haji yang hilang ini. Jadi sudah tidak mencari secara manual di lapangan, tapi kami bekerjasama dengan pihak keluarga jamaah haji yang hilang untuk diambil DNA-nya,” ungkap Hilman.

“DNA keluarga jemaah haji yang hilang akan di cocokan dengan data-data jemaah haji yang meninggal tanpa identitas di Tanah Suci. Pemerintah Arab Saudi selalu mengambil sample darah jemaah haji yang meninggal, sebelum di makamkan, banyak jemaah yang diketahui identitasnya dan ada juga jemaah haji yang meninggal tanpa indentitas,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga jemaah yang belum ditemukan itu bernama Nurimah 80 tahun, jemaah kelompok terbang (kloter)  19 embarkasi Palembang. 

Nurimah dilaporkan pergi dari hotel 614 dan tak kembali lagi sejak 28 Mei atau dua hari setelah tiba di Makkah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral