News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kompolnas Ungkap Punya Informasi Baru Soal Kematian Arya Daru, Usai Temui Keluarga Diplomat Kemlu Itu di Yogyakarta, Katanya...

Kompolnas turut mendalami soal kematian diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan. Hari Minggu lalu, Kompolnas menyambangi kediaman keluarga korban di Yogyakarta.
Senin, 21 Juli 2025 - 07:33 WIB
Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan menjadi perhatian besar, tak terkecuali oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Kompolnas turut memantau kasus kematian Arya Daru ini. Pada Minggu (20/7/2025) diketahui Komisioner Kompolnas Choirul Anam mendatangi rumah keluarga sang diplomat di Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangannya, kedatangan Kompolnas ke kediaman keluarga Arya Daru di Yogyakarta karena untuk mendalami terkait kronologi peristiwa kematian.

"Kita mempertegas waktu soal kronologi waktunya, soal apa yang terjadi di waktu-waktu tersebut, dan bagaimana interaksi aktivias dalam constraint waktu tersebut," kata Anam, dalam keterangannya, dikutip Senin (21/7/2025).

Ia menjelaskan dengan mendalami soal waktu tersebut, pihaknya bisa mendapatkan gambaran lebih rinci terkait struktur peristiwanya.

Anam juga mengatakan, pihaknya menggali soal latar belakang aktivitas korban sebelum hari kematiannya.

Menurutnya, berdasarkan rincian keseharian korban sebelum kematian Arya Daru, Kompolnas mendapatkan informasi penting.

"Kita dapatkan sesuatu yang baru juga di situ, ini semakin jelas," ujarnya.

Tak hanya itu, Anam juga mengungkapkan bahwa dari pertemuannya dengan keluarga korban, Kompolnas menemukan sebuah informasi baru.

Ia menjelaskan, informasi baru tersebut sebelumnya tak pernah dibahas dalam kontroversi kematian Arya Daru yang beredar selama ini.

"Kami juga diberi informasi terkait sesuatu yang sifatnya baru, yang belum ada dalam perdebatan," katanya.

Menurutnya, informasi baru tersebut akan segera ditelusuri oleh tim Kompolnas.

Selain itu, pihaknya juga akan memperdalam dengan memeriksa tempat kejadian perkara (KPK) serta menggali informasi dari Polda Metro Jaya.

"Sehingga terangnya peristiwa terjawab prosesnya profesional terjawab, dan kredibel," ujar dia lagi.

Meski demikian, ia tak menjelaskan secara rinci informasi baru apa yang didapatkan olehnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar kasus ini bisa semakin terang dan memberikan jawaban jelas.

Diberitakan sebelumnya, diplomat Kemlu Arya Daru ditemukan meninggal di kamar kosnya daerah Gondangdia, Jakarta Pusat.

Anehnya, pria 39 tahun itu ditemukan dalam kondisi kepala dan wajah dililit lakban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga tidak menemukan sidik jari lain selain milik korban. 

Tak hanya itu, berdasarkan pemeriksaan awal tak ditemukan pula tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral