News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hampir 3 Bulan Jejak Hilangnya Mantan Karyawan ANTV Dian Akbar Masih Misterius, Keluarga Masih Tunggu Laporan dari Polisi

Misteri hilangnya mantan karyawan ANTV, Dian Akbar (37) yang sempat viral masih terbungkam selama hampir tiga bulan. Pihak keluarga berharap Polres Tangerang Kota segera kasih laporan terkini.
Minggu, 20 Juli 2025 - 12:34 WIB
Mantan Karyawan ANTV, Dian Akbar
Sumber :
  • Instagram/@oliearg

Jakarta, tvOnenews.com - Misteri hilangnya mantan karyawan ANTV, Dian Akbar (37) yang sempat viral masih belum menemukan titik kejelasan selama hampir tiga bulan.

Pihak keluarga sudah melaporkan kehilangan mantan karyawan ANTV tersebut di Polres Tangerang Kota sejak Dian Akbar hilang kontak usai naik KRL.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Istri Dian Akbar, Neneng Solihati kembali mengabarkan bahwa, dirinya terakhir kali mendapat kabar pada Kamis, 1 Mei 2025.

Menurut Neneng, Dian Akbar terakhir kali sebelum menghilang tidak mempunyai masalah apa pun dengan pihak keluarga ataupun pihak lainnya.

"Nggak ada sih, cuma dia ini sering mengeluh merasa capek karena memang baru pindah ke tempat kerja yang baru gitu masih adaptasi," ungkap Neneng Solihati lewat saluran panggilan di program Apa Kabar Indonesia Akhir Pekan tvOne, Minggu (20/7/2025).

Mantan karyawan ANTV, Dian Akbar yang hilang misterius
Mantan karyawan ANTV, Dian Akbar yang hilang misterius
Sumber :
  • Instagram/@dianakbar22

 

Oli sapaan akrabnya menjelaskan, kronologi Dian sebelum hilang misterius ketika ingin bertemu mantan rekan kerja di ANTV pada 1 Mei 2025.

Berdasarkan kronologi yang viral di media sosial, Dian mulai berangkat dari Stasiun Poris Cipondoh.

Saat itu pria berusia 37 tahun tersebut tengah menuju Stasiun Tebet, Jakarta Selatan pada pukul 13.30 WIB.

Sang istri pada saat itu mengetahui kalau Dian sudah membuat janjian bertemu dengan mantan rekan kerjanya di Stasiun Tebet.

Oli mengatakan, hal tersebut kerap kali dilakukan oleh Dian untuk melakukan pekerjaan sampingan.

Dian pun sering bertemu dengan rekan-rekannya, termasuk mantan teman kerja untuk menambah kebutuhan sehari-harinya.

Namun, Dian terakhir kali menghubungi sang istri ketika menunggu kedatangan kereta KRL di Stasiun Poris Cipondoh pada pukul 13.50 WIB.

Hal ini berdasarkan tangkapan gambar percakapan WhatsApp dengan sang istri, bahwa Dian menyebutkan kedatangan kereta sedikit terlambat.

Dian punya kebiasaan setelah tiba di tempat tujuannya kerap kali mengabarkan Oli, tetapi sang istri belum menerima kabar dari suaminya.

Hingga pada pukul 17.00 WIB, sang istri tidak bisa menghubungi Dian karena nomor WhatsApp sang suami tidak aktif.

Kakak korban, Trysia Osmon mengatakan, pihak keluarga melaporkan kehilangan Dian ke Polres Tangerang Kota pada 2 Mei 2025.

Hasil dari laporan kehilangan Dian dengan Nomor Laporan TBLB/120/V/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian dari Polres Tangerang Kota masih belum memberikan kabar terkini terkait kehilangan Dian.

"Kita masih menunggu proses pencarian dari mereka. Tapi, untuk pencarian Dian sendiri, saya juga sudah minta tolong sama beberapa pihak," kata Trysia.

Trysia melanjutkan, Dian Akbar berhasil dideteksi melalui track record perjalanannya melalui E-mail yang masih menyangkut di laptopnya.

Posisi Dian Akbar terakhir kali berada di Stasiun Rangkasbitung dengan menggunakan pakaian sweater hitam lengan panjang.

Kemudian, Dian juga mengenakan celana jeans biru, separtu kets warna hitam hingga topi berwarna putih hijau.

"Dan CCTV terakhir yang terlihat ada di Merak. Cuma memang tidak diketahui nih dari Merak itu dia memang ada dari nick-nya kita bisa lihat dia beli tiket ke Merak untung menyeberang," papar kakak Dian Akbar.

"Tapi enggak tahu karena tidak ada terlihat di kapal ataupun di pelabuhan Bakauheni. Jadi, info itu kita dapat tanggal 2 Mei terakhir Dian terlihat tanggal 1 Mei malam atau pukul 00.00 WIB semalam di CCTV," sambungnya.

tvonenews

Trysia menuturkan setelah mengetahui kondisi tersebut, Dian sudah dilaporkan hilang secara misterius.

"Kita sudah menghubungi ke semua temannya dari eks ANTV sampai mantan-mantan temannya Dian di kampusnya dulu, kita sudah hubungin semua, kita juga lacak siap teman-teman yang tinggal di Tebet, tapi kita tidak mendapatkan dengan siapa dia janjian gitu," ucapnya.

"Makanya kita pengin tahu pembicaraan terakhir Dian di WA sama siapa. Cuma kita udah minta Kepolsiian untuk buka WA-nya Dian dan sudah kirim ke provider Telkomsel," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi hal tersebut ditolak karena menyangkut privasi korban dan membantu proses penyelidikan pihak Kepolisian.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral