News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Selidiki Dugaan Pemerkosaan Anak 16 Tahun oleh 12 Pria di Cianjur

Polisi selidiki dugaan pemerkosaan terhadap gadis 16 tahun di Cianjur oleh 12 pria. Sepuluh pelaku diamankan, dua masih buron. Kasus dalam penyidikan.
Jumat, 11 Juli 2025 - 18:04 WIB
Ilustrasi pemerkosaan anak
Sumber :
  • ANTARA

Cianjur, tvOnenews.comIsi artikel ini membahas topik sensitif terkait kekerasan seksual. Bagi pembaca yang pernah mengalami kejadian serupa, konten ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan emosional. Jangan ragu untuk mencari dukungan dari lembaga atau tenaga profesional yang terpercaya.

Dugaan kasus pemerkosaan kembali menggemparkan Kabupaten Cianjur. Seorang gadis berusia 16 tahun, yang disebut telah putus sekolah, dilaporkan menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh 12 pria dalam kurun waktu empat hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan tengah mendalami keterangan dari pihak keluarga serta para saksi.

“Benar ada kejadian tersebut, dan saat ini sedang diminta keterangan dari orang tuanya dan akan memanggil beberapa saksi terkait kasus tersebut,” kata Kabid Humas Polda Cianjur Kombes Pol Hendra Rochmawan, Jumat (11/7/2025).

Informasi yang berkembang menyebutkan korban sempat menghilang selama beberapa hari sebelum akhirnya kembali dan mengungkapkan peristiwa tragis yang dialaminya kepada keluarga. Hingga kini, sebanyak 10 orang pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran karena diduga kabur ke luar kota.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat berwenang. Identitas korban maupun rincian tempat kejadian belum bisa dipublikasikan demi menjaga privasi serta proses hukum yang tengah berlangsung.

Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur seperti ini bukan yang pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai laporan serupa bermunculan dari berbagai daerah, menunjukkan bahwa anak-anak perempuan—terutama yang berada dalam kondisi rentan seperti putus sekolah—masih menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan seksual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak dari kekerasan seksual pada anak tak hanya bersifat fisik, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis jangka panjang yang dapat mengganggu masa depan korban. Banyak yang kesulitan kembali ke kehidupan normal, apalagi bila lingkungan sosial tidak mendukung proses pemulihan mereka.

Perlu kerja sama seluruh pihak—pemerintah, penegak hukum, masyarakat, dan keluarga—untuk memperkuat perlindungan terhadap anak-anak, mendorong pelaporan kekerasan seksual, serta memastikan proses hukum berjalan tanpa intimidasi atau pengabaian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral