Terungkap Alasan Wanita di Apartemen Kalibata Nekat Loncat dari Lantai 19, Ternyata Ada Sesosok Pria yang...
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Fakta baru terungkap terkait seorang perempuan berinial A (23) penghuni Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan yang nekat loncat dari lantai 19.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur mengatakan bahwa alasan korban nekat meloncat yakni karena panik melihat orang tak dikenal (OTK) masuk ke dalam unit kamarnya pada Selasa, 8 Juli 2025 sekitar pukul 17.30 WIB.
Mansur memastikan orang tak dikenal itu merupakan warga negara asing (WNA) Afghanistan. Pasalnya, dia baru seminggu tinggal di apartemen itu, ikut kakaknya.
Namun, pria itu diketahui mengalami gangguan kejiwaan.
"Jadi laki-laki tersebut adalah penghuni yang notabene ikut kakaknya, dan belum lama juga tinggal di situ, kurang lebih baru 1 minggu. Dan laki-laki tersebut adalah kondisinya memang ada gangguan kejiwaan," ucap Mansur, Kamis (10/7/2025).
Mansur mengatakan, pria itu awalnya dirawat di rumah sakit jiwa, hanya saja karena kakaknya baru pulang dari Australia, si adik diajak menginap di apartemen.
"Sebetulnya mereka dalam pengawasan rumah sakit karena kakaknya kepingin ketemu, datang dari Australia kepingin ketemu adiknya, akhirnya kakaknya ini ngajaklah main ke Apartemen Kalibata City," jelasnya.
Mansur memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus ini. Pria sudah dikembalikan ke rumah sakit.
"Kita kumpulkan semuanya, akhirnya ya, satu-satu jalan kita komunikasikan dengan keluarga, kita kembalikan lagi ke rumah sakit tersebut yang selama ini menangani," ujar dia.
Dia mengatakan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Keluarga pelaku juga sudah tanggung jawab soal biaya pengobatan korban.
“Kedua belah pihak ini saling menyadari, yang penting biaya pengobatan selama di rumah sakit mereka tanggung, akhirnya ada kesepakatan tanggung semuanya termasuk penggantian dan sebagainya," ucap dia.
Saat ini kondisi korban sudah membaik dan mulai pulih.
"Kondisi korban saat ini sudah membaik dan sudah bisa diajak komunikasi, mungkin masih dalam tahap penyembuhan," ucap dia.
Sebelumnya, insiden ini bermula saat penghuni hendak masuk ke kamarnya.
Saat di dalam, penghuni melihat lampu kamarnya padam, sehingga dia turun lagi ke kantor pengelola untuk meminta bantuan.
Load more