News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Tembok Bolong di Jatinegara Jadi Tempat Mangkal Wanita Malam, Satpol PP: Sudah Ditutup KAI

Satpol PP) menyebut tembok atau pagar pembatas jalur rel yang bolong di Jatinegara yang diduga dijadikan tempat mangkal wanita malam telah ditutup oleh PT KAI.
Senin, 7 Juli 2025 - 14:28 WIB
Kondisi Tembok Bolong di Jatinegara yang Digunakan Sebagai Tempat Prostitusi Ditutup PT KAI
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyebut tembok atau pagar pembatas jalur rel yang bolong di Jatinegara yang diduga dijadikan tempat mangkal wanita malam telah ditutup oleh PT KAI. 

Kasatpol PP Jatinegara Teguh Nurdin Amali mengatakan, PT KAI merespon cepat usai viralnya tembok bolong tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga langkah yang diambil oleh PT KAI itu dapat memutus aktivitas negatif yang kerap dilakukan di lokasi tersebut. 

"Alhamdulillah itu sudah mendapat respon dari PT KAI, sudah ditutup dengan bekas rel," katanya saat dihubungi, Senin (7/7/2025). 

Teguh menjelaskan, usai penutupan itu, pihaknya mengaku masih terus melakukan patroli di lokasi tersebut, diharapkan mampu mengurangi aktivitas yang menjadi keresahan dari masyarakat itu. 

"Kami tetap Pak, melakukan kegiatan patroli untuk memperkecil angka prostitusi tersebut," jelasnya. 

Adapun patroli itu dilakukan pada malam hari, sebab, para wanita malam kerap mangkal di lokasi tembok bolong dimulai pada pukul 22.00 WIB. 

"Tiap malam, tiap malam kita lakukan patroli, kita masih mengandalkan untuk unit yang piket," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Satpol PP berhasil mengamankan tujuh orang di sekitar pagar atau tembok pembatas jalur rel yang bolong di lintas Jatinegara hingga Cipinang, Jakarta Timur.

Seluruh orang yang berhasil diamankan tersebut terdiri dari pedagang kopi, wanita diduga PSK dan waria. 

"Terakhir kita berhasil mengamankan ada 7 ya, tapi 7 juga terdiri dari ya memang ada wanita malam berikut pendagang-pedagang, kemudian juga ada waria," kata dia.. 

Teguh menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya, mereka berasal dari Jakarta bahkan beberapa di antaranya dari luar daerah seperti Cirebon dan Indramayu. 

"Memang kalau dilihat dari KTP-nya ada warga KTP DKI, tapi lebih banyak KTP daerah, ada Cirebon Indramayu. (Usia) 40 sampai 50," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut, kegiatan razia ini merupakan tindak lanjut dari adanya aduan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas di lokasi tersebut. Sehingga pihaknya bergerak cepat untuk mengamankan mereka. 

"Salah satunya aduan masyarakat," katanya lagi. (aha/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral