News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Abdulkadir Jailani Calon Dubes RI untuk Jerman, Diplomat Senior yang Mau Bawa Astacita Prabowo ke Eropa

Abdulkadir Jailani merupakan diplomat senior yang pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Kanada dan kini digadang jadi kandidat kuat Dubes Indonesia untuk Jerman.
Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:23 WIB
Profil Abdulkadir Jailani Calon Dubes RI untuk Jerman.
Sumber :
  • Unair

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Abdulkadir Jailani kini mencuat setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper) sebagai calon Duta Besar Republik Indonesia di Komisi I DPR RI, Sabtu (5/7/2025).

Abdulkadir Jailani adalah diplomat senior yang pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Kanada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada uji kelayakan di DPR, Abdulkadir memaparkan rencana program kerja apabila resmi diamanahi sebagai perwakilan RI di Jerman. Program yang menjadi perhatiannya digadangnya selaras dengan arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita tahu bahwa program kerja yang hendak kita sampaikan itu merupakan perwujudan dari visi-misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yaitu untuk mencapai Astacita,” kata Abdulkadir kepada awak media.

Meski belum mengungkap secara rinci bentuk implementasinya, Abdulkadir menekankan pentingnya isu perlindungan WNI serta penguatan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Ia menyebut, setiap calon duta besar menyusun program kerja yang disesuaikan dengan karakteristik negara tujuan masing-masing.

“Pada umumnya semua calon duta besar hanya menyampaikan rancangan program kerjanya masing-masing karena tentunya setiap perwakilan memiliki karakteristik yang berbeda-beda,” ujarnya.

Profil dan Rekam Jejak Abdulkadir Jailani

Abdulkadir Jailani lahir pada 18 Maret 1966. Ia pernah mengemban tugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kanada sekaligus untuk International Civil Aviation Organization (ICAO) yang berbasis di Ottawa. Pelantikan dirinya dilakukan Presiden Joko Widodo pada 7 Januari 2019 di Istana Negara.

Karier akademiknya dimulai di Universitas Negeri Jember, sebelum akhirnya pindah ke Fakultas Hukum Universitas Airlangga dan lulus pada tahun 1992.

Melansir data Alumni Unair, Abdulkadir semasa kulia aktif di kegiatan ilmiah dan seminar, termasuk sebagai pembicara di berbagai kampus  dan tergabung dalam senat mahasiswa fakultas.

Salah satu pengalaman yang membekas baginya adalah mengikuti kuliah filsafat hukum dari dosen legendaris Frans Limahelu yang menurutnya bersifat nonkonvensional.

Setelah meraih gelar sarjana, ia sempat mengantongi izin praktik sebagai pengacara sebelum akhirnya memilih bergabung dengan Kementerian Luar Negeri pada 1993.

Setelah menempuh pendidikan di Sekolah Dinas Luar Negeri, Abdulkadir mulai terlibat dalam isu-isu hukum internasional.

Pada periode 1993–1998, ia ikut dalam perundingan pembentukan Mahkamah Pidana Internasional dan menangani berbagai isu hukum dalam kerangka ASEAN.

Antara tahun 1998 hingga 2005, ia sempat ditugaskan di berbagai misi luar negeri, termasuk di KBRI Den Haag, Perutusan Tetap RI untuk PBB di Jenewa, serta New York.

Kembali ke Tanah Air, Abdulkadir memegang peran penting dalam isu hukum politik dan keamanan internasional.

Pada 2012, ia diangkat sebagai Direktur Perjanjian Ekonomi dan Sosial Budaya di Kementerian Luar Neger. 

Saat mengemban jabatan tersebut, tokoh asal Surabaya yang kini berusia 59 itu sempat memimpin perundingan perjanjian perdagangan bebas, perlindungan investasi, serta pengembangan instrumen hukum internasional terkait sumber daya genetika, pengetahuan tradisional, dan warisan budaya tak benda.

Sejak 2016, Abdulkadir dipercaya sebagai Konsul Jenderal RI di New York, memperkuat diplomasi Indonesia di jantung komunitas internasional.

Bermodalkan pengalaman panjang sebagai diplomat, perunding, dan pejabat senior Kementerian Luar Negeri, Abdulkadir Jailani dinilai sebagai sosok yang layak mewakili Indonesia di Jerman.

Visi diplomatiknya yang berakar pada perlindungan WNI, penguatan hubungan bilateral, serta pemajuan kepentingan nasional di ranah global, sejalan dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon dubes luar biasa berkuasa penuh maupun perutusan tetap Republik Indonesia untuk 24 negara sahabat dan organisasi internasional, pada Sabtu dan Minggu (6/7).

Sebanyak 12 calon Dubes pada hari ini yang dibagi menjadi dua sesi, kemudian tes 12 calon dubes lainnya akan dilakukan esok hari. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral