GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Tangkuban Parahu 130 Kali Gempa pada 1 Juli 2025, Ini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut Gunung Tangkuban Parahu di Jawa Barat mengalami 130 kali gempa frekuensi rendah pada 1 Juli 2025 hingga pukul 24.00 WIB.
Rabu, 2 Juli 2025 - 14:54 WIB
Gunung Tangkuban Parahu
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut Gunung Tangkuban Parahu di Jawa Barat mengalami 130 kali gempa frekuensi rendah (Low Frequency/LF) pada 1 Juli 2025 hingga pukul 24.00 WIB.

Angka tersebut merupakan catatan tertinggi selama empat hari ke belakang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan pada tanggal 28 Juli 2025 lalu terekam gempa frekuensi rendah terjadi sebanyak 84 kali, pada 29 Juli sebanyak 87 kali dan pada 30 Juli 2025 kembali melonjak. 

"Pada tanggal 30 Juli gempa frekuensi rendah terekam terjadi sebanyak 90 kali dengan amplitudo 4-34 mm dan lama gempa 11-25 detik," ujarnya, Rabu (2/7/2025). 

tvonenews

Hingga saat ini, kata dia, dari pemantauan kegempaan masih didominasi oleh getaran tremor menerus yang berasosiasi dengan aktivitas bualan lumpur di Kawah Ratu.

Pada tanggal 1 Juli 2025, selain 130 gempa frekuensi rendah, terjadi juga 11 kali gempa hembusan dan getaran tremor menerus dengan amplitudo 0,5-1,5 mm (dominan 0,5 mm).

Dia menyebut pengamatan deformasi permukaan dengan metode GNSS dan Tiltmeter tidak menunjukkan perubahan deformasi yang signifikan.

Sementara itu, berdasarkan data pemantauan EDM, masih menunjukkan kecenderungan pola inflasi yang mengindikasikan akumulasi tekanan pada kedalaman dangkal di bawah tubuh gunung api.

Dari pemantauan visual, terangnya, Gunung Tangkuban Parahu mengalami hembusan asap putih tipis hingga sedang dengan ketinggian berkisar antara 20-130 meter dari dasar Kawah Ratu dan 5-10 meter dari dasar Kawah Ecoma dengan tekanan lemah hingga sedang.

Manifestasi bualan lumpur di Kawah Ratu yang terbentuk pada tanggal 5 Juni 2025 hingga saat ini juga masih teramati dengan tingkat intensitas bualan semakin menurun.

Sementara itu, luasan area bualan lumpur ini masih sama.

Hingga tanggal 1 Juli 2025, kata Wafid, data pengukuran gas dari stasiun Multi-GAS permanen belum menunjukkan perubahan signifikan pada rasio gas (CO2/SO₂, CO₂/H₂S, H2O/CO2, H2S/SO2) maupun proporsi antara gas SO₂ dan H₂S.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan mempertimbangkan semua data tersebut di atas, tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih berada pada Level I (Normal)," ucap dia.

Dia pun mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan para pengunjung untuk tidak mendekati area dasar kawah, tidak berlama-lama di kawasan kawah aktif serta segera menjauh apabila teramati peningkatan intensitas hembusan atau tercium bau gas menyengat. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Penampilan kiper Timnas Indonesia Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam kembali menjadi sorotan tajam. Meski mencatatkan clean sheet, performanya tetap menuai ...
Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, DPR Desak Buka-bukaan Data dan Kajiannya

Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, DPR Desak Buka-bukaan Data dan Kajiannya

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menyoroti polemik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan terkait impor beras 1.000 ton dari AS
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral