News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pramono: WFH dan Tarif Rp1, Strategi DKI Hadapi Puncak HUT Bhayangkara ke-79!

Gubernur DKI Pramono Anung siapkan WFH dan tarif Rp1 untuk MRT, LRT, TransJakarta saat HUT Bhayangkara ke-79 demi kurangi kemacetan.
Senin, 30 Juni 2025 - 15:37 WIB
Pramono: WFH dan Tarif Rp1, Strategi DKI Hadapi Puncak HUT Bhayangkara ke-79!
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 pada 1 Juli 2025, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan rencana komunikasi terkait imbauan Polri agar kantor-kantor di Jakarta menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) pada hari tersebut.

Pramono menyatakan akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Marullah Matali, untuk menentukan apakah WFH perlu diberlakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk WFH nanti saya akan komunikasi dengan Pak Sekda apakah diperlukan atau enggak. Karena bagi DKI yang seperti itu bukan sesuatu yang luar biasa,” kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/6/2025).

Selain itu, Pemprov DKI juga akan memberlakukan tarif khusus hanya Rp1 untuk tiga moda transportasi massal yakni MRT, LRT, dan TransJakarta pada Hari Bhayangkara ke-79.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama perayaan yang diproyeksikan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

“Transportasi besok di Jakarta hanya 1 rupiah untuk MRT, LRT, dan juga untuk TransJakarta,” tuturnya.

Dalam konteks mengatasi kemacetan, imbauan dari Kepolisian datang sebagai langkah antisipatif. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Komarudin, menyampaikan bahwa panitia pusat Mabes Polri telah mengirim surat kepada sejumlah kantor agar melaksanakan WFH pada hari perayaan.

“Dari panitia pusat Mabes Polri sudah bersurat ke kantor-kantor, mungkin bisa khusus di hari itu untuk menghindari kepadatan. Jadi bisa Work From Home, sehingga seluruh aktivitasnya tetap berjalan,” ujar Komarudin, Minggu (29/6/2025).

Komarudin juga menambahkan, Polda Metro Jaya akan mengerahkan personel lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi acara. Jika terjadi kepadatan, pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mana kala terjadi kepadatan, tentu akan ada pengalihan. Oleh karena itu, patuhi saja imbauan petugas kami di jalan,” ungkapnya.

Beberapa ruas jalan yang diprediksi akan mengalami kepadatan antara lain Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Tomang-Harmoni, Juanda-Veteran, Gunung Sahari, Tugu Tani, dan Cempaka Putih. Komarudin mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas-ruas tersebut dan menggunakan jalur alternatif.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT