News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati Anak ASI, Setelah 6 Bulan Kualitas Bisa Menurun

Air Susu Ibu (ASI) adalah satu-satunya makanan yang direkomendasikan untuk bayi 0 hingga 6 bulan.
Senin, 30 Juni 2025 - 02:20 WIB
Hati-hati Anak ASI, Setelah 6 Bulan Kualitas Bisa Menurun
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Air Susu Ibu (ASI) adalah satu-satunya makanan yang direkomendasikan untuk bayi 0 hingga 6 bulan. 

Keunggulan dan keistimewaan ASI sebagai nutrisi untuk bayi sudah tidak diragukan lagi sebab mengandung komponen makro dan mikronutrien yang sangat diperlukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, anak yang mendapatkan ASI eksklusif belum tentu terhindar dari risiko kekurangan nutrisi, seperti defisiensi zat besi. 

Sebagaimana diketahui, setelah berusia lebih dari 6 bulan ASI saja tidak lagi cukup bagi anak. 

Apalagi bila ibu tidak cukup gizi sehingga kualitas dan kuantitas ASI menurun. Karena itu, ibu perlu memastikan anak mendapat asupan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang kaya protein dan zat besi.

Hal itu disampaikan dokter spesialis anak, Agnes Tri Harjaningrumdalam bincang gizi anak bersama Fatayat Nahdlatul Ulama

“Perlu diperhatikan untuk anak yang ASI, karena akan berbeda dengan anak yang susu formula. Biasanya kalau susu formula sudah ada fortifikasi. Walaupun ASI itu yang terbaik, cuma di usia 6 bulan ASI akan kurang,” jelas Agnes.

Lebih lanjut, Agnes menjelaskan kekurangan nutrisi terutama zat besi pada anak dapat mengakibatkan anak terkena anemia defisiensi besi (ADB).

Kondisi ADB pada anak sama berbahayanya dengan stunting. Bahkan, ADB dapat menurunkan IQ anak sebesar 8 hingga 9 poin.

“Selama ini di Indonesia kita membahasnya tentang stunting, saja kebanyakan, terus ASI. Padahal anemia defisiensi besi ini dampaknya juga bisa menurunkan IQ. Sama kayak stunting” katanya.

Pemenuhan zat besi dikatakan Agnes tidaklah sulit dengan mengonsumsi makanan yang banyak disekitar kita dan mudah diperoleh seperti hati ayam, telur, susu pertumbuhan dan makanan fortifikasi dapat mencegah anak kekurangan zat besi. 

“Misalnya pagi kasih hati ayam satu sendok makan. Siang kasih daging cincang 2 sendok makan. Nanti malamnya dikasih 1 kuning telur, itu sudah cukup memenuhi zat besi. Atau kalau mau boleh pakai MPASI yang fortifikasi, itu ada tambahannya udah banyak. Jadi selang-seling seperti itu," katamya.

Sementara itu, Bendahara Umum Fatayat NU, Wilda Tusururoh menyadari kurangnya pemahaman gizi termasuk zat besi pada orang tua. 

Hal itu yang melatar belakangi Fatayat NU aktif memberikan edukasi gizi kepada masyarakat.

Salah satu kelompok sasaran Fatayat NU adalah perempuan atau orang tua muda.

Sebab, kelompok perempuan atau orang tua muda merupakan garda pertama dalam pemenuhan gizi yang baik untuk anak.

“Jadi kita selalu buat langkah preventif masalah gizi sebagai ormas dengan mendampingi, memberikan awareness kepada masyarakat melalui kepada kader-kader Fatahyat. Karena Fatayat NU segmentasi perempuan-perempuan di usia produktif. Di usia 20-45 tahun, artinya ibu-ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya,” ucap Wilda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Fatayat juga aktif bekerja sama dengan banyak stakeholder seperti instansi pemerintahan untuk mengedukasi gizi kepada masyarakat. Dengan begitu, pemenuhan gizi pada anak dapat terus meningkat.

“Kami siap berkolaborasi dengan dinas kesehatan, BKKBN, maupun stakeholder lainnya agar kesadaran pemenuhan gizi anak bisa meningkat,” tutur Wilda. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral