GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman Dihukum Mati

Pihak keluarga korban kasus pembunuhan berantai di Kabupaten Padang Pariaman, meminta pelaku Wanda (25) dihukum mati.
Minggu, 29 Juni 2025 - 20:32 WIB
Wanda pelaku mutilasi di Padang Pariaman
Sumber :
  • Andri Saputra-tvOne

Padang, tvOenews.com - Pihak keluarga korban kasus pembunuhan berantai di Kabupaten Padang Pariaman, meminta pelaku Wanda (25) dihukum mati.

Sepupu korban atas nama Adek Gustiana (24), Sepriadi (35) sangat geram atas aksi tersangka hingga mengakibatkan nyawa korban dengan sangat sadis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami minta kepada aparat penegak hukum agar kasus ini diungkap secara transparan dan mengusut pihak-pihak lain jika ada yang terlibat. Kepada tersangka agar diberikan sanksi hukum yang berat yaitu hukuman mati," harapnya Minggu (29/6/2025).

Tampang Wanda pelaku mutilasi di Padang Pariaman
Tampang Wanda pelaku mutilasi di Padang Pariaman
Sumber :
  • Istimewa/Instagram @info.padang24

 

Sepriadi menilai pelaku tidak bisa dikasih maaf, karena telah menghabisi nyawa tiga orang perempuan.

"Sangat kejam. Makanya harus diberikan hukum yang setimpal. Jika tidak, kami dari pihak keluarga korban tidak akan menerima begitu saja. Kami harus kehilangan nyawa dengan kondisi korban tengah menempuh pendidikan," ungkapnya.

Sepriadi menyebut sejak kecil korban Adek Gustiana sudah tinggal bersama keluarganya di Tanjung Aro 1 Nagari Bahagia, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman.

"Semenjak orang tua korban yang perempuan meninggal dunia di umur 1 tahun 8 bulan, korban tinggal bersama kami," katanya.

Dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga menamatkan SMA, kata dia, korban dibiayai secara bersama-sama.

"Usai tamat di SMAN 1 Panti, korban yang berbekal beasiswa KIP kemudian melanjutkan pendidikan untuk kuliah ke kampus AKBP Padang," katanya.

Selama kuliah korban tinggal bersama salah seorang dosen AKBP Padang, Jusmawati yang juga asal Kabupaten Pasaman.

"Pembiayaan memperoleh Beasiswa tinggal di rumah ibu Jusmawati dosen aktif di AKBP (mantan DPRD Sumbar). Hingga terakhir Semester 6 (akhir), jelang 3 bulan mau wisuda di AKBP Padang," katanya.

Sekitar tiga Minggu sebelum dilaporkan hilang, korban jelas dia masih menghubungi keluarga meminta uang sidang wisuda sebesar Rp500 ribu.

"Ternyata itulah komunikasi terakhir korban hingga dilaporkan hilang pada tanggal 18 Januari 2024 lalu," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga pertama sekali mengetahui korban tidak dapat dihubungi sekitar hari Sabtu 13 Januari 2025 dari pihak keluarga korban Chika.

"Sesudah mendapatkan informasi, saya bersama keluarga pada Sabtu (13/1/2024) malam langsung berangkat ke Padang. Kemudian besoknya, Minggu pagi (14/1/2024) kami pergi ke rumah Chika di Padang Pariaman," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT