News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ingin Tutupi Lagi, Pimpinan GRIB Jaya Bongkar Tujuan Ormasnya Menduduki Lahan Sengketa BMKG: Kami Tidak Akan…

Nama Hercules dan Ormas yang dipimpinnya, GRIB Jaya kini sedang menjadi sorotan publik. Satu per satu kasus yang melibatkan anggota ormas ini terbongkar oleh pihak kepolisian.
Minggu, 1 Juni 2025 - 21:29 WIB
Pemusnahan posko GRIB Jaya di Tangerang Selatan dan Ketum GRIB Jaya Hercules
Sumber :
  • Tim Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Nama Hercules dan Ormas yang dipimpinnya, GRIB Jaya kini sedang menjadi sorotan publik. Satu per satu kasus yang melibatkan anggota ormas ini terbongkar oleh pihak kepolisian.

Salah satu kasus yang sedang hangat yaitu posko Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang berada di lahan sengketa BMKG dibongkar sepihak oleh aparat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Markas ormas pimpinan Hercules yang berada di Pondok Betung, Tangerang Selatan, ini digusur oleh BMKG lantaran GRIB Jaya dinilai telah menduduki lahan secara ilegal. 

Bahkan, pimpinan GRIB Jaya Tangsel ikut ditangkap oleh pihak kepolisian lantaran menyewakan lahan tersebut kepada para pedagang dengan harga yang tinggi.

Berkaitan dengan kasus tersebut, pimpinan pusat GRIB Jaya akhirnya buka suara untuk memberikan keterangan.

Dalam program acara Kontroversi, Metro TV, Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar mengungkapkan apa yang terjadi pada di lahan sengketa tersebut.

Bahwasanya, lahan sengketa tersebut merupakan permasalahan hukum yang dihadapi oleh BMKG dan ahli waris.

Kemudian, GRIB Jaya menerima kuasa dari ahli waris untuk memperjuangkan tanah tersebut.

“Di BMKG Tangsel itu ada permasalahan hukum yang ditangani lawyer kami. Lawyer kami itu menerima kuasa dari ahli waris, jadi posisi GRIB di sana adalah penerima kuasa dari ahli waris,” ungkap Zulfikar pada tayangan program tersebut. 

Sekjen GRIB Jaya Zulfikar dan Hercules
Sekjen GRIB Jaya Zulfikar dan Hercules
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

 

Ia menjelaskan bahwa ahli waris telah berjuang selama 11 tahun untuk mempertahankan haknya dari tanah sengketa itu.

GRIB Jaya bersama para pengacara sedang mempelajari dan memperjuangkan hak ahli waris mengenai persoalan hukumnya. 

“Artinya kami memperjuangkan hak-hak ahli waris dan persoalan hukumnya itu sudah berlangsung selama 11 tahun. Perjuangkan itu sudah berlangsung 11 tahun sampai hari ini. Nah, itu pun belum tuntas, belum selesai,” ujarnya.

Namun, pihaknya tidak akan membela bila anggotanya melakukan pelanggaran hukum dan mempersilahkan aparat untuk melakukan tindakan tegas.

“Apapun ceritanya, jika di situ terjadi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggota kami, silahkan ditegakkan hukum itu. Jika ada anggota kami yang melanggar ya harus ditindak,” jelas Sekjen GRIB Jaya itu.

Namun, apabila anggota ormas tersebut tidak melanggar hukum, Zulfikar meminta kepada publik serta aparat agar jangan memaksakan seolah anggotanya melanggar hukum.

“Jika anggota kami tidak melanggar hukum, tolong jangan paksakan melanggar hukum. Kita (GRIB Jaya) tidak akan mentolerir anggota yang melanggar hukum,” tuturnya.

Potret Saat BMKG-Polisi Melucuti Simbol Kejayaan Ormas Milik Hercules (GRIB Jaya) di Tangsel
Potret Saat BMKG-Polisi Melucuti Simbol Kejayaan Ormas Milik Hercules (GRIB Jaya) di Tangsel
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Secara tegas, Zulfikar mengaku bahwa ormasnya sekaligus pemimpinnya yaitu Hercules tidak kebal hukum, terlebih anggotanya.

Untuk itu, dirinya mengatakan bahwa sudah berulang kali Ketua Umum GRIB Jaya memerintah para anggotanya untuk menaati hukum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“GRIB tidak kebal hukum, Ketua Umum GRIB tidak kebal hukum, anggota GRIB tidak kebal hukum. Jadi, diwajibkan bagi anggota GRIB itu untuk mentaati hukum,” terangnya. 

“Dan tidak pernah ada instruksi khusus dari pimpinan untuk anggota melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum. Seperti aksi premanisme,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral