News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Penganiayaan di Ponpes Ora Aji Gus Miftah, Kuasa Hukum Sebut Kejadiannya: Sebenarnya Lebih Seperti Rasa Sayang

Aksi penganiayaan diduga terjadi di Pondok Pesantren Ora Aji, milik Gus Miftah. Pihak kuasa hukum pun buka suara memberikan penjelasan tentang kejadiannya.
Minggu, 1 Juni 2025 - 08:25 WIB
Pondok Pesantren Ora Aji milik Gus Miftah
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan penganiayaan terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Sleman, Yogyakarta yang didirikan oleh Gus Miftah.

Kuasa Hukum Ponpes Ora Aji, Adi Susanto mengungkapkan kejadian sebenarnya di balik dugaan penganiayaan di ponpes milik Gus Miftah itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adi menjelaskan, bahwa sebenarnya yang terjadi bukanlah penganiayaan melainkan aksi spontanitas antara para santri.

"Kita pastikan atas nama yayasan menyanggah soal adanya penganiayaan. Apa yang terjadi di pondok adalah aksi spontanitas saja, dari santri yang tidak ada koordinasi apapun," kata Adi, Sabtu (31/5/2025).

Ia mengungkapkan belakangan ini, sering ada kehilangan di Pondok Pesantren Ora Aji, berupa uang Rp50 ribu sampai Rp700 ribu. Namun, belum juga diketahui siapa pelakunya.

Lalu, seorang santri berinisial D tertangkap basah oleh santri lain berjualan galon. Saat itu, D mengaku bahwa ia telah berjualan galon tanpa sepengetahuan pengurus.

"Singakt cerita, D mengakui bahwa dia sudah melakukan penjualan galon tanpa sepengetahuan pengurus sudah enam hari lamanya," kata Adi.

Kejadian itu lalu tersebar. D pun didatangi oleh sejumlah santri lain yang merasa curiga.

Menurut Adi, saat itu para santri menanyakan secara persuasif apakah D juga pelaku pencurian uang yang terjadi belakangan ini.

"Yang bersangkutan mengakui, dia yang melakukan pencurian selama ini. Ada di santri yang bernama si A Rp700 ribu, santri bernama si B Rp50 ribu, dan segala macam," katanya.

Aksi spontanitas pun muncul karena merasa kaget uang mereka dicuri sesama santri.

Menurut Adi, aksi itu adalah bentuk usaha menunjukkan rasa sayang sesama santri.

"Aksi spontanitas itu muncul dalam rangka untuk menunjukkan satu effort. Sebenarnya lebih kepada rasa sayang, ini santri kok nyolong (mencuri). Maka yang terjadi ya layaknya santri saja, koe kok ngono (kamu kok begitu)," katanya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia membantah soal pemberitaan yang banyak muncul soal adanya penganiayaan di Ponpes Ora Aji.

"Nah, framing yang terjadi selama ini dikeluarkan seolah-olah melakukan penyiksaan yang luar biasa. Itu tidak pernah terjadi," tegas Adi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral