News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Hercules Dipojokkan, Sahabat Ketum GRIB Jaya Seret Nama Prabowo Subianto dan Deddy Corbuzier: Sekarang Pak Presiden…

Polemik ‘Preman Berbaju Ormas’ semakin memanas, sahabat Hercules bela mati-matian sampai menyinggung nama Prabowo Subianto dan Deddy Corbuzier. 
Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:09 WIB
kedekatan Prabowo Subianto dan Hercules
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

Ia mengatakan bahwa Hercules telah memberikan pengorbanan yang cukup banyak untuk Indonesia. 

“Dia Sebenarnya, semestinya, dapat pangkat Tituler ketimbang Deddy Corbuzier. Saya bukannya tidak menghargai seseorang. Saya menghormati Pak Sutiyoso, Pak Gatot Nurmantyo, tapi kita menghormati juga Hercules,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi sikap sahabatnya itu, ia menilai bahwa Hercules akan bersikap baik kepada seseorang bila orang tersebut juga baik terhadapnya. 

Sebaliknya, bila orang lain jahat terhadap Hercules maka akan memberikan sikap yang serupa. 

“Jadi jangan terus dia dicap tidak baik. Jadi kalau dia punya organisasi, dia mengamankan pekerjaannya di lapangan, saya pikir wajar saja. Dia ingin kebaikan. Itu yang penting,” tutur Muara Karta.

“Saya teman Hercules. Cukup lama berteman dan cukup tahu kalau orang baik sama dia, dia akan baik. Tapi kalau ada orang jahat mau menyakiti ya pasti dia berontak, dia lawan,” imbuhnya.

Pimpinan GRIB Jaya Hercules
Pimpinan GRIB Jaya Hercules
Sumber :
  • Youtube GRIB TV

 

Muara meminta kepada publik agar tidak asal menilai Hercules sebagai seorang preman, sebab masa kelam tersebut sudah ditinggalkan.

“Jangan kita anggap Hercules preman. Seterusnya preman, dicap preman. Karena dia ada masanya. Bedakan Hercules, ingat sejarahnya dulu. Kita harus lihat sejarah,” tegas sahabat Hercules itu.

“Ya itulah kalau kita lihat sebelah mata. Kita taunya dia preman padahal dia sudah jauh berubah. Kita pun harus melihat historisnya dulu. Di Timor Timur siapa yang membantu TNI? Teman-teman Hercules dan Hercules,” sambungnya.

Bahkan, katanya banyak jasa Hercules saat membantu TNI di Timor Timur sampai rela berkorban.

“Sampai kena pecahan granat, sampai kena tembak. Nah, tapi nasib garis tangannya membuat dia tetap panjang umur. Salah dia membuat organisasi GRIB? Nggak salah dong. Kita dukung. Dia ingin negara ini utuh, satu, gitu,” terang Muara Karta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya pun mempertanyakan segelintir orang yang masih menyebut Hercules sebagai seorang preman tanpa melihat apa yang telah dilakukannya di masa lalu. 

“Kena tembakan kan itu bantu TNI yang ada di lapangan dalam hal ini Kopassus. Kok sekarang dicap preman? Orang itu ada masanya, ada perubahannya. Jadi jangan terlalu mengkerdilkan, mengecilkan Hercules,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral