News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dicurigai Sebagai Sosok Anti Pancasila hingga FPI Dibubarkan, Habib Rizieq Curhat: Indonesia Sudah Jadi Negara Islam

Habib Rizieq Shihab sempat dicurigai sebagai sosok yang anti Pancasila, sehingga ingin menjadikan Indonesia sebagai negara Islam. Ia memberikan penjelasan kalau...
Kamis, 15 Mei 2025 - 20:02 WIB
Eks Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Adi Suparman (Bandung)

tvOnenews.com - Seorang imam besar, Habib Rizieq Shihab kembali menjadi perbincangan setelah adanya perseteruan yang menyinggung ormas dan premanisme. 

Perseteruan ini terjadi pada Hercules dengan Purnawirawan TNI, Sutiyoso dan Gatot Nurmantyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendengar perseteruan tersebut, Habib Rizieq yang sempat memimpin sebuah ormas yaitu Front Pembela Islam (FPI) merasa kecewa. 

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab
Sumber :
  • Antara/Hafidz Mubarak A

 

Sebab, dengan mudahnya pemerintah membubarkan FPI yang bergerak di bidang sosial, kemasyarakatan, serta kemanusiaan.

Bahkan sempat disebut bahwa Habib Rizieq sosok yang anti Pancasila, sehingga ingin menjadikan Indonesia sebagai negara Islam.

Mengenai persoalan tersebut, Habib Rizieq mengungkapkan bahwa dirinya telah membuat penelitian tesis mengenai Indonesia yang berlandaskan Pancasila, namun sudah menerapkan syariat Islam.

“Pancasila itu tidak anti syariat Islam, Pancasila itu bukan belenggu untuk penerapan syariat Islam. Ternyata di negara Pancasila banyak sekali hukum-hukum Islam yang sudah berlaku,” ungkap Habib Rizieq Shihab pada tayangan YouTube CERITA UNTUNGS.

“Seperti pernikahan, perceraian, wakaf, hadiah, hibah itu kan di Indonesia sudah ada komparasi hukum Islamnya,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Habib Rizieq Shihab mengatakan tidak benar bila hukum Islam tidak dapat berlaku di Indonesia yang berdasar Pancasila. Justru negara ini sangat terbuka terhadap hukum Islam.

Habib Rizieq pun ingat dengan pidato Presiden RI ke-1, Soekarno yang mengatakan kepada kelompok-kelompok Islam, “Silahkan yang kelompok Islam mau terapkan hukum Islamnya atau agama lain. Tetapi melalui jalur konstitusional.” 

Bila sudah disetujui sebagai undang-undang maka tidak ada masalah lagi. 

Habib Rizieq Shihab & Arie Untung
Habib Rizieq Shihab & Arie Untung
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Cerita Untungs

 

Maka menurut Habib Rizieq, sejak lahirnya Pancasila hingga saat ini tidak ada satu klausul pun yang melarang syariat Islam ada di negara ini, dengan catatan mengikuti prosedur yang sudah ditentukan oleh Undang-undang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Habib Rizieq pernah mendapatkan pertanyaan dari sejumlah jurnalis asing yang menanyakan bahwa dengan adanya FPI, ia akan mendirikan negara Islam di Indonesia. 

Akan tetapi, dengan tegas Habib Rizieq mengatakan kalau ia tidak perlu mendirikan negara Islam, tetapi Indonesia sudah menjadi negara Islam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral