News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda Total dengan yang Ada di Media, Anak Ucu Kambing Beberkan Kisah Asli Ayahnya dengan Hercules, Ternyata Sebenarnya...

Ucu Kambing disebut jadi sosok jagoan garang yang bahkan ditakuti oleh Hercules saat menjadi preman Tanah Abang. Sang anak akhirnya membeberkan kisah aslinya.
Kamis, 15 Mei 2025 - 07:10 WIB
Kolase foto Ucu Kambing dan Hercules
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Ucu Kambing atau bernama asli Muhammad Yusuf Muhi menjadi nama yang kerap dikaitkan dengan mantan preman Hercules Rosario Marshal.

Belakangan, Hercules menjadi sorotan besar setelah anggota GRIB Jaya jadi tersangka kasus pembakaran mobil polisi di Depok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Hercules makin menjadi pembicaraan setelah ia berani menyenggol sejumlah purnawirawan TNI, salah satunya Sutiyoso.

Ketum GRIB Jaya itu bahkan menyebut Sutiyoso sebagai 'bau tanah'. Hal ini membuat banyak purnawirawan TNI melontarkan kecaman pedas, salah satunya mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Meski dikecam, Hercules pun mengatakan dirinya tak takut. Pernyataan itu semakin membuat dirinya mendapat kecaman lainnya.

Namun, kabarnya pria asal Timor Timur ini tak bisa main-main jika berurusan dengan Ucu Kambing.

Dikutip dari tayangan YouTube Jelajah Malam yang tayang pada 12 Mei 2025, berikut kisah sebenarnya dari dua legenda Tanah Abang itu.

Lantas, siapakah Ucu Kambing?

Pria bernama asli Muhammad Yusuf Muhi itu lahir dan besar di pusat ibu kota, yakni Tanah Abang.

Lahir pada tahun 1947, Ucu Kambing menjadi sosok yang kerap disebut-sebut sebagai jagoan yang ditakuti Hercules.

Padahal, Hercules adalah sosok yang ditakuti di Tanah Abang. Banyak yang menyebut dirinya sebagai 'penguasa' di pusat Jakarta itu.

Sehingga beredar gambaran betapa mengerikannya Ucu Kambing, karena sampai preman paling ditakuti di Tanah Abang pun tak berani mengusiknya.

Adapun awal mula asumsi Hercules ketakutan dengan Ucu Kambing adalah ketika keduanya berkonflik pada tahun 1996.

Kisah ini diceritakan oleh anak dari Ucu Kambing, yaitu Bang Chatu.

Chatu mengatakan saat itu sebenarnya Hercules mulanya tidak datang langsung ke Tanah Abang, namun daerah yang disebut sebagai 'bongkaran'.

Daerah bongkaran itu sebenarnya adalah lahan milik PT KAI, tempat mereka membongkar muatan truk. Namun, pada malam harinya lokasi tersebut menjadi dunia malam Kota Jakarta di masa itu.

Namun, lama kelamaan anak buah Hercules mulai merambah ke Tanah Abang dan membuat warga terganggu. Akhirnya, para warga pun melapor ke Ucu Kambing.

Pergerakan warga akhirnya tak terbendung setelah mendengar kabar anak buah preman tersebut akan turun ke jalan membakar salah satu masjid.

Akhirnya, terjadilah bentrok antara para warga dan anak buah Hercules di kala itu.

Ucu Kambing Dipanggil Danjen Kopassus Prabowo Subianto

Di tengah huru-hara tersebut, Ucu Kambing tiba-tiba dipanggil oleh Danjen Kopassus pada masa itu, yaitu Prabowo Subianto.

Chatu sebagai anak sulungnya ikut dalam pertemuan tersebut. Di dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan pesan tak terduga pada Ucu Kambing.

Menurut pengakuan Chatu, pada masa itu, Prabowo justru meminta agar Ucu Kambing menjaga Hercules, jangan sampai terjadi apa-apa.

Sebab, ditakutkan para warga tak bisa menahan amarah dan menghabisi mantan preman Tanah Abang tersebut.

Chatu menjelaskan, sang ayah pun berpikir bahwa tak ada salahnya melindungi dan menyelamatkan orang.

"Setelah dapat perintah dari Pak Prabowo, langsung dijaga, bahwa hercules urusan saya. Kata Babeh, jangan ada yang sentuh. Kalau ada yang sentuh urusannya sama saya," ujar Chatu, menceritakan ulang pernyataan ayahnya.

Hal ini membuka tabir baru bahwa ternyata, jagoan Tanah Abang itu bukan bertarung dengan Hercules.

Sebaliknya, ia menjaga mantan penguasa Tanah Abang tersebut dari amukan warga, sesuai dengan arahan Prabowo Subianto.

Chatu mengkisahkan, ayahnya sebenarnya gerah dengan pemberitaan di media yang mengkisahkan bahwa dirinya menjadi orang yang mengusir Hercules.

Padahal, sebenarnya tokoh Tanah Abang tersebut menjadi juru damai konflik yang tengah terjadi.

"Dia bicara waktu beliau hidup. Itu enggak bener semua. Bapak loe tuh tukang damaiin orang, kalau ada yang ribut-ribut di Tanah Abang, itu Babeh enggak suka," ujar Chatu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chatu menjelaskan, bahwa sang ayah tidak pernah memandang suku, ras, atau agama orang lain. 

Menurutnya, siapapun yang tinggal di Tanah Abang adalah warga lokal dan harus bersama-sama membuat pusat Jakarta itu sebagai daerah yang maju, aman dan nyaman. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral