UEA akan Bangun Kasino Senilai Rp63 Triliun, Diklaim Terbesar di Dunia
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Wacana legalisasi Kasino di Indonesia untuk menambah pendapatan negara tengah jadi sorotan publik.
Turut diketahui bahwa wacana itu diusulkan Anggota Komisi XI DPR RI, Galih Kartasasmita dalam Rapat Kerja bersama Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan pada 8 Mei 2025 lalu.
Galih mengatakan, Indonesia selama ini terlalu bergantung pada sumber daya alam (SDA). Galih kemudian menyebut bagaimana Uni Emirat Arab (UEA) kini mulai meninggalkan ketergantungan terhadap minyak dan mencari sumber penerimaan baru pascakrisis minyak.
"Kita terlalu lama bergantung pada SDA. Negara lain seperti UEA sudah mulai beralih. Mengapa kita tidak coba membuka ruang seperti kasino legal yang bisa diatur dan diawasi?" ujar Galih, dikutip Rabu (14/5).
Galih menjelaskan bahwa meski SDA Indonesia memang kaya dan dominan, namun ketergantungan berlebihan terhadap sektor tersebut bisa menjadi kelemahan jangka panjang.
"Sekitar 15 tahun yang lalu, 10 sampai ke atas lah UEA (Uni Emirat Arab) itu pemasukan terbesarnya dari SDA. Tapi sejak krisis minyak pada saat itu, mereka sadar bahwa nggak bisa terus bergantung ke sana," ujar Galih.
Dilansir dari Time Out Dubai, UEA pun telah melonggarkan Undang-Undang soal perjudian, sehingga negara tersebut bisa membangun kasino legal pertamanya.
Adapun kasino pertama di negara itu akan dibangun di Kota Ras Al-Khaimah (RAK), dengan anggaran pembangunan mencapai Dhs14 miliar atau setara Rp63 triliun.
Kasino itu rencananya akan dibuka pada 2027. Diklaim kasino tersebut lebih besar dibanding Wynn Las Vegas, Amerika Serikat yang jadi pusat kasino terbesar di dunia. (dpi)
Load more