News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Mau Masukkan Siswa Gemulai ke Barak Militer, Malah Ditertawakan TikToker 'Melambai' Ini: Gue Malah Suka Banyak Cowok

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana bawa siswa gemulai untuk mendapatkan pembinaan di barak militer. Kebijakan itu pun dapat komentar dari TikToker ini.
Rabu, 14 Mei 2025 - 10:26 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana membawa siswa gemulai untuk mendapatkan pembinaan di barak militer.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini, siswa gemulai perlu mendapatkan pendidikan karakter agar bisa kembali bertingkah seperti laki-laki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti, rencananya anak laki-laki yang berperilaku seperti anita (gemulai) atau sebaliknya harus ikut pendidikan karakter di barak militer, dibina," kata KDM, Selasa (13/5/2025).

Kolase Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan siswa gemulai
Kolase Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan siswa gemulai
Sumber :
  • Istimewa

 

Meski demikian, ia masih belum bisa menjawab soal data jumlah siswa gemulai yang dimaksud.

Namun, menurutnya ada banyak siswa semacam itu dan membutuhkan pembinaan lebih lanjut.

Menurut KDM, barak militer bisa menjadi jawaban untuk mengatasi siswa-siswa gemulai itu.

Terkait terobosan Dedi Mulyadi tersebut, nampaknya menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Kini, salah satu siswa gemulai yang dicontohkan Dedi pun ikut angkat bicara, mengkritik kebijakan tersebut.

Di sebuah video yang beredar di media sosial, seorang laki-laki menggunakan pakaian batik, mengaku sebagai salah satu siswa gemulai.

Ia mengatakan, kebijakan KDM itu akan menjadi hal yang percuma dan tidak mempengaruhi kelakuan siswa tersebut.

"Siswa gemulai mau dimasukin ke barak militer. Enggak akan mempan Pak, sumpah," kata dia.

Ia menambahkan, sebagai salah satu contoh anak laki-laki 'melambai', malah akan merasa senang jika dimasukkan ke tempat yang dipenuhi pria seperti barak militer.

"Gue sebagai siswa yang gemulai nih Beb. Yang ada, malah suka enggak sih dimasukin, kayak, banyak cowok-cowok," katanya kemudian tertawa.

Menurutnya, siswa melambai atau gemulai itu tidak akan bisa berubah, apalagi dengan cara yang dimaksud KDM.

Dirinya pun juga pernah mengalami hukuman yang memaksanya untuk berperilaku sebagai laki-laki tulen.

Namun, ia mengaku tak bisa berubah meski sudah menjalani hukuman serupa.

"Cuman enggak mempan. Malah makin belok ya kan," kata dia lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya, TikToker itu pun berharap agar KDM memaklumi seseorang yang memiliki pembawaan melambai.

"Enggak usah repot-repot buat ngubah seseorang jadi laki seutuhnya. Udah, enggak perlu ya. I love you Bapak," tambah dia. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral