Hercules Mulai Merasa Terancam Usai Diadukan Advokat ke Komisi III DPR RI, Janji akan Lakukan Hal Ini
- Tangkapan layar
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal mulai merasa terancam setelah beberapa waktu lalu diadukan perkumpulan advokat ke Komisi III DPR RI.
Diketahui, pada Rabu (7/5/2025) Tim Advokat Untuk Pemberantasan Aksi Premanisme (TUMPAS) menyebut nama Hercules dan GRIB Jaya dalam sidang Komisi III DPR RI.
Para advokat itu menilai bahwa sudah semestinya Hercules dan GRIB Jaya dijatuhi tindakan tegas atas tindakannya selama ini kepada masyarakat.
Salah satu yang ditekankan adalah terkait pembakaran mobil polisi di Depok, Jawa Barat oleh anggota GRIB Jaya.
Menurut salah satu tim advokat, Saor Siagian, tindakan tersebut mestinya sudah membuat GRIB Jaya dibekukan.
Menanggapi pernyataan-pernyataan keras dari para advokat itu, Hercules akhirnya merasa gerah.
Ia meminta bantuan kuasa hukumnya yaitu Sunan Kalijaga untuk menindaklanjuti tudingan para advokat ini.
"Kalau memang benar mereka ini pengacara, semestinya mereka kan tahu hukum. Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba-tiba mereka muncul di Komisi III untuk mendesak Komisi III segera melakukan penangkapan," kata Hercules, dalam video konferensi pers yang beredar, dikutip Sabtu (10/5/2025).
Mantan penguasa Tanah Abang ini mengaku kaget dengan apa yang dilakukan para advokat tersebut.
Tak cuma dirinya, bahkan keluarga besar termasuk anak dan istrinya kini merasa tak nyaman.
"Artinya, ini semacam pengancaman ya. Pengancaman, provokasi dan shock therapy terhadap anak istri saya," katanya lagi.
Dirinya pun mengatakan, dirinya bisa saja bertindak sendiri. Namun, ia tidak ingin semakin disebut sebagai preman.
Oleh karenanya, kali ini ia menunjuk kuasa hukum dan berjanji akan segera membawa masalah ini ke renah hukum.
"Kalau saya pakai cara saya, nanti bilang preman lagi. Tapi, karena saya juga mengerti hukum, saya tidak akan pakai cara saya," ujar dia.
Pria asal Timor Timur ini mengatakan dalam waktu dekat akan segera mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan klarifikasi. (iwh)
Load more