GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berduka Gus Alam Wafat, Waka DPR Cucun: Almarhum Sosok yang Selalu Kedepankan Kepentingan Rakyat

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kehilangan salah satu putra terbaik dengan wafatnya KH. Alamuddin Dimyati Rois, yang telah mengabdikan dirinya sebagai wakil rakyat sejak tahun 2009 hingga saat ini.
Selasa, 6 Mei 2025 - 15:42 WIB
Alamuddin Dimyati Rois
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kehilangan salah satu putra terbaik dengan wafatnya KH. Alamuddin Dimyati Rois, yang telah mengabdikan dirinya sebagai wakil rakyat sejak tahun 2009 hingga saat ini. Almarhum yang bertugas di Komisi XI DPR itu meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Tol Pemalang, Jawa Tengah.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama pimpinan dan semua anggota DPR RI, kami sampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik kami, KH. Alamuddin Dimyati Rois,” kata Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, Selasa (6/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, kami juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” imbuhnya.

Alamuddin yang dikenal dengan sapaan Gus Alam itu merupakan anggota Fraksi PKB. Almarhum lahir di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada 26 Desember 1980 dan merupakan putra dari ulama kharismatik almarhum KH. Dimyati Rois, pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadllu Wal Fadhilah Kendal. 

Sebagai seorang santri dan kiai, Gus Alam tidak hanya dikenal sebagai tokoh agama, tetapi juga sebagai politisi yang berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan Jawa Tengah I.

Menurut Cucun, Gus Alam selama empat periode berturut-turut (2009–2014, 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029) telah memberikan kontribusi besar dalam tugas-tugas legislatif dan pengawasan, serta aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pendidikan.

"Kami sangat terpukul atas musibah ini. Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Gus Alam dan asisten beliau adalah kehilangan yang sangat mendalam. Kami berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” tutur Waketum PKB itu.

Adapun Gus Alam juga dikenal sebagai pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadllu Wal Fadhilah 2 di Srogo Sidorejo, Kendal, serta pernah menjabat sebagai sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Jawa Tengah dan wakil ketua Garda Bangsa.

Cucun mengatakan, kepergian Gus Alam merupakan kehilangan besar bagi DPR RI, bangsa, dan negara. 

“Sosok Gus Alam yang ramah, religius, dan penuh perhatian terhadap rakyatnya telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam perjalanan demokrasi dan pembangunan bangsa,” sebut Cucun.

“Almarhum Gus Alam adalah sosok yang tidak hanya mengabdikan dirinya untuk rakyat melalui parlemen, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan keagamaan dan sosial,” lanjutnya.

Cucun memastikan, Fraksi PKB akan terus melanjutkan perjuangan Gus Alam demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

"Gus Alam adalah figur yang selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dalam setiap langkahnya. Dedikasi dan integritas beliau menjadi inspirasi bagi kami semua di DPR. Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang sangat sulit untuk diisi,” papar Cucun.

Diketahui, Gus Alam meninggal dunia akibat kecelakaan tragis yang terjadi pada Jumat dini hari, 2 Mei 2025, di KM 315 ruas tol Pemalang-Batang, tepatnya di Petarukan, Kabupaten Pemalang. Kecelakaan tersebut menewaskan Gus Alam dan asistennya. 

Cucun menyebut, kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat yang mengenal almarhum sebagai pribadi santun dan berdedikasi.

"Semoga jasa dan pengabdian Gus Alam selalu dikenang dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutup Cucun. (ebs)

 

*Swasembada Pangan Baru Permulaan, Menko Zulhas: Presiden Ingin Desa Makmur Warganya Sehat*

 

Semarang, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan swasembada pangan merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan desa. Sebab saat ini, pemerintah Indonesia telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong kesejahteraan warga desa, salah satunya melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. 

"Koperasi ini akan membangun ekosistem ekonomi perdesaan yang dimulai dari ketahanan pangan dulu, kalau pangannya sudah cukup, makan sudah cukup, gizinya sudah cukup," kata Zulhas saat meninjau 

Ketua Umum PAN ini mengatakan jika hal tersebut sudah tercukupi maka langkah selanjutnya yakni menggerakan ekonomi desa. Menurutnya, kehadiran Kopdes Merah Putih mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa. 

"Itu belum cukup tapi harus dibangun juga ekonominya agar desa-desa itu menyerap pekerja dan  kreatif untuk mengurangi pengangguran. Desa itu akan tumbuh ekonominya," tutur Zulhas. 

Dia menjelaskan untuk memaksimalkan kehadiran Kopdes, pemerintah menyiapkan akses pinjaman hingga Rp 5 miliar ke bank BUMN. Meskipun begitu, Zulhas memastikan dana tersebut tidak bisa dicairkan sekaligus. 

Zulhas mengatakan dana tersebut hanya bisa dicairkan sesuai dengan kebutuhan. Dia menjelaskan bank BUMN pun hanya akan mencairkan dana untuk hal-hal yang produktif bagi desa. 

"Tiap desa itu nanti, tapi ini harus prudent bukan dikasih Rp 5 miliar, bukan. Nanti ada plafon-plafon di bank Rp 5 miliar. (Contoh) Desa mau apa? buka warung minta Rp 1 miliar (tapi harga) barang (yang dibutuhkan) cuma Rp 100 juta, ya dikasihnya cuma Rp 100 juta. Jadi diajari pembukuannya yang prudent, nggak kaya dulu," ungkap Zulhas. 

Zulhas mengatakan hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan agar warga desa bisa makmur. 

"Ini kan swasembada pangan baru permulaan, kita ingin, Pak Presiden ingin desa itu nggak boleh ada yang miskin, harus dibangun, desa itu harus sehat maka ada klinik, desa itu harus cerdas-cerdas, nggak boleh orang kelaparan, maka nanti makanan bergizi. Kalau itu semua bisa jalan, maka kita bisa maju kalau desanya maju, kabupaten maju, kalau kabupaten  maju, provinsi maju. Provinsi maju Indonesia hebat," tutup Zulhas. 

Sebagai informasi tambahan, kunjungan tersebut turut hadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Yandri Susanto, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Wamen KKP dan sejumlah pejabat lainnya. (ebs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT