News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Dokter Rumah Sakit Persada Malang

Polisi beberkan update terbaru soal kasus dugaan pelecehan seksual yang libatkan seorang tenaga medis di Rumah Sakit Persada, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Selasa, 6 Mei 2025 - 11:29 WIB
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol M. Sholeh.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Edy Cahyono

Malang, tvonenews.com - Polisi resmi menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang tenaga medis di Rumah Sakit Persada, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol M. Sholeh, mengungkapkan pihaknya telah mengantongi sejumlah petunjuk awal yang mendukung dugaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang terduga adalah seorang dokter berinisial AY. Saat ini kasusnya telah masuk ke tahap penyidikan. Kami tengah melengkapi alat bukti, termasuk menganalisis rekaman CCTV yang berada di area rumah sakit,” ungkap Kompol Sholeh kepada wartawan dalam keterangan pers yang digelar pada Senin (5/5/2025).

Kasus ini bermula dari laporan seorang pasien perempuan berinisial QAR (31), warga Bandung, yang mengaku mengalami pelecehan seksual saat dirawat inap di RS Persada.

tvonenews

QAR menuturkan bahwa kejadian yang dialaminya sangat mengejutkan dan telah meninggalkan trauma yang mendalam.

“Saya merasa dilecehkan oleh seseorang yang seharusnya bertugas memberikan pelayanan kesehatan dengan profesional. Saya baru memberanikan diri melapor setelah berdiskusi dengan keluarga. Ini bukan hal yang mudah,” ujar QAR. 

Sementara itu, kepolisian membuka kemungkinan bahwa mungkin masih ada korban lain yang belum berani melapor.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila mengalami hal serupa.

“Jika ada korban lainnya, kami harap mereka berani bersuara. Semua laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional dan menyeluruh,” tutup Kompol Sholeh.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.

Pihak kepolisian memastikan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Menanggapi kasus tersebut, pihak RS Persada melalui Humas-nya, dr. Ika Suryaningsih, menyatakan komitmen mereka untuk menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan bahwa rumah sakit akan bekerja sama sepenuhnya dengan aparat kepolisian.

“Kami tidak akan menoleransi apabila terbukti terjadi pelanggaran etik maupun hukum oleh tenaga medis kami. Kami menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwajib,” kata dr. Ika.(eco/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral